Eddie Howe Mendadak Muncul Jadi Kandidat Kuat Pelatih Chelsea
LONDON, iNews.id – Chelsea bergerak cepat mencari pelatih baru. Nama Eddie Howe mendadak mencuat, menyusul didepaknya Enzo Maresca dari Stamford Bridge pada Hari Tahun Baru setelah serangkaian ketegangan dengan jajaran petinggi klub.
Enzo Maresca menutup masa 18 bulannya bersama klub London Barat itu di tengah situasi internal yang tak lagi sejalan. Pelatih berusia 45 tahun tersebut berpisah dengan The Blues setelah terjadi perbedaan pandangan yang berlarut dengan manajemen.
Dalam perkembangan awal, Liam Rosenior disebut menjadi kandidat terkuat. Pelatih Strasbourg tersebut berada dalam satu grup kepemilikan BlueCo bersama Chelsea, sehingga jalur komunikasi dinilai lebih terbuka.
Namun laporan The Sunday Express mengungkap langkah lain Chelsea. Manajemen klub disebut telah menjajaki kemungkinan merekrut Eddie Howe dan sudah melakukan pembicaraan awal dengan perwakilan pelatih Newcastle United tersebut.
Chelsea dikabarkan sangat menghargai sosok Howe. Dewan klub menilai dia sebagai figur yang memiliki rekam jejak kuat di Premier League dan siap menawarkan kenaikan gaji signifikan bila dia bersedia pindah ke Stamford Bridge.
Eddie Howe telah menangani Newcastle United lebih dari empat tahun. Dia mencatat sejarah dengan mempersembahkan trofi domestik pertama klub dalam 70 tahun lewat kemenangan di final Carabao Cup musim lalu.
Meski begitu, langkah Chelsea tidak akan mudah. Howe masih terikat kontrak lebih dari tiga tahun bersama Newcastle, situasi yang membuat proses negosiasi berpotensi rumit dan memakan waktu.
Rosenior Masih Abu-abu Soal Masa Depan
Sementara itu, Liam Rosenior kembali mendapat pertanyaan soal masa depannya usai Strasbourg bermain imbang 1-1 melawan Nice pada Sabtu (3/1/2026) malam. Dia memilih bersikap terbuka tanpa memberi kepastian.
“Saya tidak tahu, sejujurnya,” kata Rosenior saat ditanya apakah laga tersebut menjadi pertandingan terakhirnya bersama klub Ligue 1 itu.
Tim Bulu Tangkis Indonesia Terbang ke Thailand, Gregoria Mariska Cs Siap Tempur di SEA Games 2025
Dia menegaskan ikatannya dengan Strasbourg masih sangat kuat. “Saya sudah mengatakan di konferensi pers, kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup. Sulit menjelaskan hubungan yang saya miliki dengan grup ini. Saya merasa dicintai, saya mencintai pekerjaan ini sejak awal,” ujar dia.
Rosenior menegaskan belum ada pembicaraan konkret. “Jawaban saya tetap sama, saya tidak tahu. Tidak ada yang konkret, tidak ada diskusi konkret,” ucapnya.
Fokus utama Rosenior saat ini tetap pada timnya. “Saya hanya ingin fokus pada tim dan klub, ini klub yang luar biasa. Apa yang akan terjadi, biarlah terjadi. Saya harus tetap fokus pada saat ini,” tutur dia.
Dia juga melontarkan pujian terhadap Strasbourg dan lingkungannya. “Ini kota yang indah, orang-orangnya luar biasa, klub yang fantastis. Saya mencintai segalanya di sini. Para pemain luar biasa. Saya sungguh menginginkan yang terbaik untuk klub ini,” kata Rosenior.
Situasi ini membuat kursi pelatih Chelsea kian panas. Antara Eddie Howe yang punya prestasi besar di Inggris dan Rosenior yang memahami struktur BlueCo, keputusan akhir dewan Chelsea akan menjadi sorotan besar dalam waktu dekat.










