Transfer Paling Menyakitkan MU: Ferguson Ditolak Legenda AC Milan Tanpa Negosiasi
MANCHESTER, iNews.id - Sir Alex Ferguson dikenal sebagai salah satu manajer tersukses sepanjang sejarah sepak bola. Namun di balik kejayaannya bersama Manchester United, ternyata ada kisah pahit yang jarang terungkap: kegagalannya merekrut salah satu pemain terbaik sepanjang masa akibat penolakan tegas dari sang ayah pemain.
Ferguson pernah mengungkap kekecewaannya saat mencoba memboyong Paolo Maldini ke Old Trafford. Alih-alih mendapat lampu hijau, pelatih legendaris asal Skotlandia itu justru hanya disambut gelengan kepala dari ayah Maldini, Cesare Maldini.
Ferguson, Sang Arsitek Kejayaan Manchester United
Tak bisa dimungkiri, Sir Alex Ferguson adalah simbol kejayaan Manchester United. Selama lebih dari 26 tahun menukangi Setan Merah sejak 1986 hingga pensiun pada 2013, ia mempersembahkan hampir seluruh trofi bergengsi yang tersedia.
Di bawah kepemimpinannya, Manchester United meraih 13 gelar Premier League, lima Piala FA, empat Piala Liga, dua trofi Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub FIFA. Sejak Ferguson mundur, United belum pernah lagi merasakan gelar liga domestik, dengan posisi runner-up menjadi capaian terbaik mereka.
Banyak Target Impian yang Gagal Direkrut
Sepanjang kariernya, Ferguson dikenal agresif di bursa transfer. Namun tak semua incaran berhasil mendarat di Old Trafford. John Barnes gagal direkrut dan justru bersinar bersama Liverpool. Paul Gascoigne yang sempat memberi sinyal positif malah memilih Tottenham Hotspur. Alan Shearer pun urung bergabung meski menjadi target utama.
Salah satu kegagalan terbesar Ferguson adalah Paolo Maldini, legenda AC Milan yang sepanjang kariernya tak pernah berpaling dari San Siro.
Paolo Maldini, Simbol Loyalitas AC Milan
Paolo Maldini menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama AC Milan. Ia mencatatkan 902 penampilan dan mencetak 33 gol untuk Rossoneri. Bersama Milan, Maldini mengoleksi tujuh gelar Serie A, lima Liga Champions, Coppa Italia, hingga Piala Dunia Antarklub FIFA.
Di level internasional, Maldini mencatatkan 126 caps bersama Timnas Italia sebelum pensiun pada 2002. Loyalitasnya pada Milan bukan kebetulan—ia lahir dan besar di kota tersebut, mengikuti jejak sang ayah, Cesare Maldini, yang juga legenda klub.
Ayah Maldini Tutup Pintu untuk Manchester United
Ferguson pernah mengungkap momen ketika ia mencoba mendekati keluarga Maldini. Ia berharap Paolo bisa menjadi pengganti Dennis Irwin di Manchester United. Namun harapan itu pupus bahkan sebelum negosiasi berjalan jauh.
"Yah, saya sudah mencoba. Tetapi ketika saya bertemu ayahnya, dia cukup tangguh. Saya hanya mendapat gelengan kepala. Itu saja yang saya dapatkan," kata Ferguson kepada Talk Sport.
"Dia berkata, 'Kakek saya adalah Milan, ayah saya adalah Milan, saya adalah Milan, dan putra saya adalah Milan. Lupakan saja'," ucapnya.
Ucapan tersebut menegaskan betapa kuatnya ikatan keluarga Maldini dengan AC Milan, sekaligus menjelaskan mengapa Paolo Maldini tak pernah mengenakan seragam klub lain.









