Hasil Autopsi Kerangka Mayat Terbakar di Bangkalan, Perempuan Usia 20-an Tahun

Hasil Autopsi Kerangka Mayat Terbakar di Bangkalan, Perempuan Usia 20-an Tahun

Terkini | inews | Jum'at, 21 Juni 2024 - 16:38
share

BANGKALAN, iNews.id - Petugas forensik telah mengautopsi kerangka mayat yang ditemukan hangus terbakar di padang ilalang Dusun Sumur Agung, Desa Sanggar Agung, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Hasil pemeriksaan korban berjenis kelamin perempuan dan masih berusia muda.

Autopsi ini dilakukan di ruang pemulasaran jenazah RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan. Pemeriksaan dilakukan dokter forensik rumah sakit bersama tim Inafis Satreskrim Polres Bangkalan.

Hasil pemeriksaan sementara, korban berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia 20-an tahun. Saat diperiksa, kondisi organ tubuh hancur dan tulang kerangka mulai rapuh karena panas bara api yang membakarnya. Selain itu tak ada tulang tengkorak pada kerangka tersebut.

Dari pemeriksaan juga ditemukan sisa-sisa daging mulai membusuk pada beberapa bagian kerangka terbakar, yakni di bagian tulang paha, kaki dan lengan serta tangan.

Sementara perkiraan waktu kematian yakni 5 hari sebelum ditemukan. Tim juga menemukan bekas baju terbakar yang menempel pada kerangka tulang.

"Penyidik belum menemukan tanda-tanda jenazah dibakar saat itu," ujar Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Saputro, Jumat (21/6/2024).

Menurutnya petugas belum bisa memastikan apakah jenazah ini merupakan korban pembunuhan atau tidak. Polisi juga belum menemukan barang bukti lain saat olah TKP.

"kasus temuan jenazah terbakar tanpa identitas ini masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Sebelumnya, penemuan mayat dalam kondisi hangus terbakar menggegerkan warga Dusun Sumur Agung, Desa Sanggar Agung, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (20/6/2024). Mayat yang sudah tak bisa dikenali ini ditemukan di kawasan padang rumput ilalang, letaknya jauh dari permukiman warga sekira 3 km.

Pantauan iNews di lokasi kejadian, TKP penemuan mayat berada di antara rerumputan serta ilalang bekas pembakaran. Awalnya mayat ini ditemukan warga setempat saat hendak mengarit rumput serta mencari burung lalu melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke polisi.

Topik Menarik