Ekspor Tuna RI Tembus 194.700 Ton per Tahun, Nilai Kontribusi Capai 15,75 Triliun

Ekspor Tuna RI Tembus 194.700 Ton per Tahun, Nilai Kontribusi Capai 15,75 Triliun

Ekonomi | inews | Kamis, 20 Juni 2024 - 14:52
share

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat Indonesia telah memasok 18 persen kebutuhan ikan tuna dunia. Potensi pemanfaatan ikan tersebut di Tanah Air sangatlah besar.

Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan KKP, Ridwan Mulyana menuturkan, Indonesia telah mengekspor sekitar 194.700 ton ikan tuna per tahun. Besaran ini nilai kontribusi sebesar 960 juta dolar AS atau setara Rp15,75 triliun.

"Yang kita ekspor adalah sekitar 194.700 ton per tahun dan memberikan nilai kontribusi sebesar 960 juta dolar AS. Jadi ini sangat signifikan dan pangsa produksi kita 18 persen terhadap produksi tuna dunia. Adapun produksi tuna dunia 8,3 juta ton per tahun," ucap Ridwan dalam konferensi pers bertajuk 'Memacu Hulu Hilir Bisnis Perikanan Tuna di Indonesia', Kamis (20/6/2024).

Ridwan menerangkan, terdapat lima komoditas unggulan dari jenis tuna yang dipasok dari Tanah Air, di antaranya tuna sirip kuning, tuna sirip biru, ada tuna mata besar, tuna albacor, dan cakalang. Ikan-ikan tersebut diperoleh dari beberapa sumber, yaitu di perairan kepulauan, selat Makassar dan laut Flores, laut Banda, dan perairan Maluku (715). 

Disebut 5 jenis tuna ini telah memberikan kontribusi terhadap produksi tuna Indonesia secara total rata-rata 706.400 ton lebih per tahun dari 2011-2022. Untuk itu pihaknya terus berupaya memaksimalkan potensi tuna.

"Terkait pengelolaan tuna di hulu kita sangat concern terhadap bagaimana keberlanjutan penangkapan kedepan, bagaimana kita menjamin tetap tersedianya sumber daya ikan tuna agar bisa memberikan kesejahteraan dan kontribusi buat negara," ucap Ridwan.

Sekretaris Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud menyebut, selain tuna, potensi tongkol dan cakalang di Indonesia mencapai 7 juta ton per tahun. Besaran ini diklaim bisa untuk memenuhi kebutuhan dalam maupun luar negeri.

"Kalau kita lihat data tahun 2023 untuk konsumsi tuna, cakalang, dan tongkol untuk konsumsi rumah tangga dalam negeri itu sekitar 955.000 ton. Itu dalam rumah tangga saja belum di luar rumah tangga," kata Machmud, Kamis (20/6/2024).

"Baru kemudian kita ekspor sekitar 200.000 ton secara produk, kalau secara kalau setara bahan baku mungkin sekitar 300.000-an ton," tuturnya.

Topik Menarik