Tabrakan Kereta Api di India, 13 Orang Tewas Puluhan Luka

Tabrakan Kereta Api di India, 13 Orang Tewas Puluhan Luka

Terkini | inews | Senin, 17 Juni 2024 - 14:04
share

KOLKATA, iNews.id - Tabrakan dua kereta api di Negara Bagian Benggala Barat, India, menewaskan sedikitnya 13 orang, Senin (17/6/2024). Selain itu sedikitnya 30 orang menderita luka dan masih banyak yang terjebak di gerbong-gerbong yang ringsek.

Abhishek Roy, pejabat senior keplosian Distrik Darjeeling, Benggala Barat, mengatakan kereta yang membawa kontainer menabrak bagian belakang kereta penumpang Kanchanjunga Express. Saat itu kereta penumpang sedang melaju dari Negara Bagian Agartala menuju Kolkata, ibu kota Benggala Barat.

Media lokal menunjukkan foto-foto kontainer dari kereta barang terempas di pingir rel. Kuatnya benturan menyebabkan satu gerbong kereta penumpang yang ditabrak menindih lokomotif kereta barang.

Sementara itu tiga gerbong kereta penumpang keluar dari relnya.

Sebelumnya Roy menyebut lima orang tewas dalam kecelakaan itu, namun jumlahnya terus bertambah seiring proses evakuasi yang masih berlangsung. Sementara 25 sampai 30 orang lainnya menderita luka yang tak mengancam nyawa.

“Luka mereka tidak fatal. Kami menyelamatkan mereka bersama barang bawaan,” ujarnya.

Pejabat perusahaan kereta api mengatakan, banyak orang dikhawatirkan masih terjebak di dalam gerbong ringsek. Namun tampaknya kecil kemungkinan timbulnya banyak korban jiwa karena dua dari tiga gerbong kereta penumpang yang tergelincir hanya berisi barang.

Sementara itu warga sekitar mendengar suara sangat keras. Beberapa saat kemudian lokasi ramai dengan warga sekitar yang berupaya membantu untuk menyelamatkan para penumpang. Saksi mata mengatakan kondisi di lokasi tak karuan.

Kecelakaan kereta memakan banyak korban jiwa terjadi di Odisha, India, tahun lalu. Sekitar 288 orang tewas, menjadikannya sebagai kecelakaan kereta api paling mematikan di India sejak lebih dari 20 tahun. Hasil penyelidikan mengungkap, kecelakaan terjadi akibat kerusakan sinyal.

Topik Menarik