Menko Polkam Tegaskan Situasi Keamanan Nasional Kondusif Usai Kasus Penyadapan Presiden Terungkap

Menko Polkam Tegaskan Situasi Keamanan Nasional Kondusif Usai Kasus Penyadapan Presiden Terungkap

Terkini | idxchannel | Kamis, 5 November 2026 - 06:30
share

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban nasional tetap terjaga dengan baik. Pernyataan itu disampaikan usai tiga jenderal polisi ditetapkan tersangka perkara penyadapan presiden.

Dudung mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Serta terus menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

"Kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa situasi keamanan dan ketertiban nasional tetap terjaga dengan baik. Masyarakat tidak perlu resah dan khawatir," kata Dudung, Kamis (5/11/2026).

Dia menambahkan, dinamika yang terjadi di internal Polri merupakan proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar. Kondisi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk terus melakukan pembenahan.

"Dinamika yang terjadi di internal Polri merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar, sekaligus momentum untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan institusi," katanya.

Mengenai kasus penyadapan tersebut, dia memastikan proses penanganannya akan dilakukan secara profesionalitas, transparansi, serta keadilan.

"Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum, secara profesional, transparan, dan berkeadilan," kata dia.

Di sisi lain, Dudung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi berbagai perkembangan secara bijaksana. Serta mengedepankan persatuan dan kebersamaan demi menjaga situasi nasional tetap aman dan damai.

"Mari kita tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Insya Allah, dengan kedewasaan dan kebersamaan kita semua, Indonesia akan tetap aman, damai, dan kondusif," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Topik Menarik