Perluas Bisnis Baterai, Nio dan Geely Group Jalin Kerja Sama Senilai Rp1,7 Triliun

Perluas Bisnis Baterai, Nio dan Geely Group Jalin Kerja Sama Senilai Rp1,7 Triliun

Berita Utama | idxchannel | Senin, 28 September 2026 - 15:54
share

IDXChannel—Produsen kendaraan listrik asal China, Nio, menjalin kerja sama dengan Geely Holding Group untuk memperluas bisnis penukaran baterai dan layanan pengisian daya kendaraan listrik. 

Dalam kesepakatan tersebut, unit bisnis energi Nio Power memiliki valuasi sekitar USD2,38 miliar setara dengan Rp42,7 triliun.

Melansir CNA (28/9/2026), Geely akan menginvestasikan dana sebesar USD95 juta atau setara Rp1,7 triliun. Tak hanya itu, Geely juga menyertakan bisnis baterai Yiyi ke dalam Nio Power. Sebagai imbalannya, Geely akan memperoleh 30 persen saham unit bisnis tersebut.

Setelah transaksi rampung, Nio China diperkirakan tetap menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 63,6 persen. Sementara, Geely akan menguasai 30 persen saham dan investor lama memegang 6,4 persen sisanya.

Kerja sama ini dilakukan untuk memperluas jaringan penukaran baterai dan pengisian daya kendaraan listrik, sekaligus meningkatkan pemanfaatan infrastruktur energi kedua perusahaan.

Teknologi penukaran baterai menjadi alternatif pengisian daya konvensional serta menghemat waktu pengendara. Setiap mobil yang menggunakan baterai dapat mengganti baterai yang telah habis dengan baterai yang terisi penuh pada stasiun khusus.

Selain investasi di Nio Power, Nio China bersepakat mengambil 10 persen saham anak perusahaan Geely, Haohan Energy yang bergerak di sektor pengisian daya kendaraan listrik. 

Melalui kerja sama ini, Nio dan Geely berencana memperluas penerapan teknologi penukaran baterai ke lebih banyak kendaraan listrik, termasuk kendaraan untuk konsumen. 

Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap layanan energi kendaraan listrik dan memperluas jaringan infrastruktur pengisian daya di China.


(Birru Aisyah)

Topik Menarik