Transjakarta Mulai Beroperasi Normal, Tiga Rute Non-BRT Masih Dihentikan Sementara
IDXChannel - Layanan bus rapid transit (BRT) Transjakarta telah kembali beroperasi normal pada Jumat (28/8/2026) pagi. Namun, sejumlah layanan non-BRT masih mengalami penyesuaian operasional pasca aksi demonstrasi, Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan informasi Transjakarta per pukul 10.00 WIB, terdapat tiga rute yang masih dihentikan sementara. Ketiganya yakni rute 1B Stasiun Palmerah–Tosari, rute 1F Stasiun Palmerah–Bundaran Senayan, serta rute SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta.
Rute 1B dan 1F merupakan layanan angkutan umum integrasi, sedangkan SH2 merupakan layanan Transjabodetabek. Selain penghentian sementara, sejumlah rute non-BRT juga masih mengalami pengalihan maupun perpendekan layanan.
Rute yang mengalami pengalihan meliputi P11 Bogor–Blok M, S61 Alam Sutera–Blok M, T31 PIK 2–Blok M, serta JAK.14 Tanah Abang–Meruya.
Untuk rute S61, pada arah Alam Sutera layanan tidak melewati Halte Gerbang Pemuda hingga Halte Petamburan. Sementara arah Blok M tidak melayani Halte Kota Bambu hingga Halte Gerbang Pemuda.
Pemprov DKI Ubah Sistem Pengelolaan Sampah, Metode Open Dumping di Bantargebang Berakhir 2029
Adapun rute JAK.14 tidak melayani bus stop Sekolah Tarsisius 2 hingga Jl. KS Tubun 2.
Sementara itu, rute JAK.54 Grogol–Benhil mengalami perpendekan layanan dan tidak melayani bus stop Slipi Petamburan 1 hingga SMPB 40.
Transjakarta mengimbau pelanggan untuk mengantisipasi waktu perjalanan menyusul adanya penyesuaian operasional tersebut. Pelanggan juga diminta memperbarui informasi melalui aplikasi TJ:Transjakarta maupun media sosial resmi Transjakarta.
Transjakarta menyatakan informasi mengenai penyesuaian operasional akan diperbarui secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. (Febrina Ratna Iskana)










