Harga Emas Anjlok Lebih dari 1 Persen Imbas Tingginya Data Inflasi AS
IDXChannel - Harga emas kembali melemah setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) tercatat naik 3,7 persen dalam 12 bulan hingga Juli, sedikit di atas ekspektasi pasar.
Hal itu juga meningkatkan spekulasi mengenai kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan, sementara investor juga menantikan pernyataan dari Ketua The Fed Kevin Warsh pekan ini.
Dilansir dari Reuters, Kamis (27/8/2026), harga emas spot turun 1,3 persen menjadi USD4.595,93 per ons, setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 14 Mei 2026, pada Selasa. Kontrak berjangka emas AS ditutup turun 0,9 persen pada level USD4.653,30.
Nilai dolar naik 0,3 persen, membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
"Pergerakan harga emas menjelang rilis data hari ini hanyalah aksi ambil untung. Data PCE sebagian besar sesuai dengan ekspektasi, jadi saat ini harga bergerak konsolidasi dalam kisaran perdagangan kemarin," ujar Wakil Presiden dan Ahli Strategi Logam Senior di Zaner Metals, Peter Grant.
Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang digunakan The Fed untuk menetapkan target inflasi, naik 3,7 persen dalam periode 12 bulan hingga Juli, menurut data Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan yang dirilis Rabu. Para ekonom yang disurvei oleh Reuters sebelumnya memperkirakan angka sebesar 3,6 persen.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, para pelaku pasar kini melihat adanya peluang sebesar 40 persen untuk kenaikan suku bunga bulan depan.
Emas sering kali kehilangan daya tariknya di tengah lingkungan suku bunga tinggi.
"Menurut saya, tren kenaikan harga emas mulai kembali menguat. Jadi, saya melihat adanya potensi harga kembali ke atas level USD5.000 tahun ini," ujar Grant, seraya menambahkan, terdapat potensi emas mencapai rekor tertinggi baru pada kuartal II-2027.
Di sektor geopolitik, Iran dan Oman masih mematangkan perincian kesepakatan terkait Selat Hormuz.
Di antara logam lainnya, harga perak spot turun 1 persen menjadi USD67,93 per ons, platinum melemah 1,4 persen ke level USD1.831,67, dan paladium kehilangan 0,1 persen menjadi USD1.324,63.
(Dhera Arizona)










