Mensos Siapkan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Gempa NTT

Mensos Siapkan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Gempa NTT

Terkini | idxchannel | Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:24
share

IDXChannel - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyiapkan santunan bagi korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada 71 ahli waris korban meninggal masing-masing akan menerima santunan sebesar Rp15 juta.

Selain itu, Kementerian Sosial juga menyiapkan santunan bagi 199 korban luka dengan nilai masing-masing Rp5 juta.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Untuk mereka yang masih menjalani perawatan maupun berada di pengungsian, kami ingin memastikan negara hadir dan pelayanan terus berjalan,” kata Gus Ipul,Kamis (20/8/2026).

Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 19 Agustus 2026, gempa NTT mengakibatkan 71 orang meninggal dunia dan 665 orang luka-luka. Sebanyak 31.220 orang mengungsi dan 16.411 kepala keluarga terdampak.

Total bantuan yang telah disiapkan Kemensos untuk penanganan gempa NTT mencapai Rp17,27 miliar. Bantuan tersebut meliputi 48 ton beras reguler, 7.500 paket sembako, perlengkapan pengungsian dan dapur umum, bufferstock logistik, serta santunan bagi korban meninggal dan luka-luka.

“Yang paling penting sekarang adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Logistik harus terus bergerak, dapur umum harus melayani warga, dan petugas kami harus hadir mendampingi masyarakat di lokasi pengungsian,” kata Gus Ipul.

Untuk mendukung kebutuhan permakanan, layanan dapur umum disiapkan di tujuh wilayah terdampak. Kapasitasnya antara lain Nagekeo 4.000 bungkus per hari, Sikka 4.500 bungkus, Manggarai 5.000 bungkus, Manggarai Timur 5.500 bungkus, Ende 1.500 bungkus, dan Ngada 2.000 bungkus per hari. Sementara layanan di Manggarai Barat masih dalam proses asesmen.

Kemensos juga mengalokasikan sembako ke sejumlah daerah, yakni Nagekeo 1.000 paket, Sikka 2.000 paket, Manggarai Timur 500 paket, Ende 2.000 paket, dan Ngada 2.000 paket.

Selain itu, bufferstock yang disiapkan mencakup makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung dan tenda keluarga, family kit, kids ware, kasur, selimut, sandang dewasa dan anak, shower kit, hingga toilet portabel.

“Kita akan terus menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan di lapangan. Prinsipnya, jangan sampai masyarakat terdampak kekurangan kebutuhan dasar dan jangan sampai ada wilayah yang membutuhkan tetapi terlambat mendapatkan pelayanan,” kata Gus Ipul.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Topik Menarik