AS Bantu 20 Kapal Lewati Selat Hormuz usai Iran Umumkan Penutupan
IDXChannel - Amerika Serikat (AS) membantu sekitar 20 kapal melintasi Selat Hormuz setelah Iran menyatakan jalur tersebut kembali diutup.
Dilansir dari Axios pada Senin (13/7/2026), seorang pejabat AS mengatakan bahwa beberapa kapal lainnya melewati jalur itu tanpa berkoordinasi dengan AS.
"Dalam 24 jam terakhir, sekitar 20 kapal komersial telah melintasi Selat Hormuz dengan koordinasi militer AS, di samping beberapa kapal yang melintasi tanpa koordinasi AS," kata pejabat AS yang menolak disebut namanya itu.
Perkembangan ini terjadi di tengah peningkatan ketegangan di kawasan tersebut, menyusul berakhirnya perjanjian gencatan senjata antara AS dan Iran.
Washington melancarkan serangan serangan ke Iran selama sepekan terakhir. Teheran membalasnya dengan menyerang sejumlah situs militer AS di kawasan.
AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama 60 hari bulan lalu. Kesepakatan tersebut juga mencakup pembukaan Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan dimulainya negosiasi terkait isu nuklir.
Namun, Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menyatakan bahwa gencatan senjata telah berakhir. Kedua negara berselisih pendapat soal pembukaan Selat Hormuz
Iran bersikukuh sebagai satu-satunya pihak yang mengelola jalur itu, sementara AS berupaya membuka rute alternatif di Selat Hormuz.
Bentrokan terbaru ini dipicu serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz melalui koridor alternatif yang dibuka AS, alih-alih rute yang ditetapkan Teheran.
Militer AS menyatakan, serangannya dirancang untuk melemahkan kemampuan Iran untuk mengancam kapal-kapal di Selat Hormuz. (Wahyu Dwi Anggoro)









