LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Capai 94 Persen, Bisa Beroperasi Agustus 2026
IDXChannel - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro melaporkan telah menuntaskan proses pengangkatan girder terakhir pada proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai.
Dengan capaian tersebut, seluruh rangkaian pekerjaan pengangkatan girder di sepanjang koridor Velodrome-Manggarai kini telah tersambung 100 persen.
Girder terakhir dipasang di atas area Double-Double Track (DDT) Manggarai yang menjadi salah satu titik paling kritis dalam keseluruhan proyek. Rampungnya pemasangan ini menandai selesainya salah satu tahapan konstruksi paling menantang dalam pembangunan LRT Jakarta Fase 1B.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan area DDT Manggarai sejak awal menjadi perhatian khusus karena berada tepat di atas jalur kereta eksisting dengan intensitas operasional yang tinggi.
Menurut dia, pelaksanaan pengangkatan girder di kawasan tersebut membutuhkan perencanaan matang, koordinasi lintas instansi, serta pemanfaatan working window yang terbatas agar tetap selaras dengan operasional perkeretaapian yang terus berjalan.
Hasil Timnas Putri Indonesia vs Kamboja di FIFA Matchday: Garuda Pertiwi Ditahan Imbang 1-1
“Area DDT Manggarai merupakan titik kritikal terakhir dalam pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Keberhasilan pengangkatan girder terakhir di titik ini menjadi capaian penting bagi seluruh tim di lapangan, karena tantangannya bukan hanya pada aspek teknis konstruksi, tetapi juga pada koordinasi keselamatan dengan operasional perkeretaapian yang tetap berlangsung,” ungkapnya, Kamis (9/7/2026).
Iwan menjelaskan, rampungnya seluruh pekerjaan pengangkatan girder semakin memperkuat progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B hingga pekan keempat Juni 2026 telah mencapai 94,061 persen.
Tahap selanjutnya akan difokuskan pada penyelesaian pekerjaan lanjutan dan penguatan kesiapan operasional guna memastikan LRT Jakarta Fase 1B dapat memasuki tahap operasional sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami menargetkan LRT Jakarta Fase 1B memasuki tahap operasional pada Agustus 2026, seiring dengan penyelesaian tahapan konstruksi dan kesiapan sistem secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran jalur Velodrome-Manggarai dapat memperkuat konektivitas transportasi publik sekaligus menghadirkan sistem mobilitas perkotaan yang semakin terintegrasi bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan proyek ini sesuai target. Ini bukan semata soal penyelesaian konstruksi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin terintegrasi, andal, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta,” kata dia.
(Febrina Ratna Iskana)










