Imigrasi Kembali Tunda Keberangkatan 23 Calon Jamaah Haji Pakai Visa Nonprosedural
IDXChannel - Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon Jamaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural.
Kali ini sebanyak 23 calon jamaah haji ditunda keberangkatannya saat hendak terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (1/5/2026).
Seluruh WNI tersebut tergabung dalam satu rombongan dengan tujuan Jeddah, Arab Saudi menggunakan maskapai Saudi Airlines SV827. Jamaah itu terdiri atas 12 laki-laki dan 11 perempuan.
Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika mengatakan petugas imigrasi saat itu menemukan ketidaksesuai keterangan perjalanan dengan dokumen yang dimiliki. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, terungkap bahwa rombongan tersebut berencana melaksanakan ibadah haji menggunakan visa yang tidak sesuai peruntukannya.
"Penundaan ini kami lakukan untuk mencegah WNI menjadi korban praktik haji nonprosedural yang berisiko penolakan masuk hingga permasalahan hukum di Arab," kata Galih kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).
Selama pemeriksaan, Galih juga menyebut calon Jamaah ini sempat diarahkan untuk berbohong dan mengaku sebagai pekerja di Arab Saudi. Namun, pada akhirnya mereka mengakui tujuan sebenarnya.
Dia juga menyebut satu orang dalam rombongan ini diduga berperan sebagai koordinator.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas langsung berkoordinasi dengan Satgas Haji yang melibatkan Kementerian Haji dan Umrah serta Kepolisian, hingga akhirnya diputuskan untuk menunda keberangkatan seluruh rombongan.
"Kami terus memperkuat pengawasan dan koordinasi lintas instansi dalam Satgas Haji," katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa seluruh jajaran Imigrasi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim haji.
"Pencegahan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melindungi WNI dari penyalahgunaan visa dan potensi risiko hukum di negara tujuan," katanya.
"Hal ini juga sejalan dengan perintah Presiden Prabowo serta arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Imigrasi akan terus hadir melalui penguatan pengawasan dan sinergi antarinstansi sebagai wujud Imigrasi untuk Rakyat," kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)










