Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Anjlok 97 Persen
IDXChannel - Lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz telah anjlok sebesar 97 persen sejak pecahnya perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Dilansir dari Arabian Business pada Kamis (12/3/2026), hal itu disampaikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam laporan terbarunya.
"Dampak ekonomi dari konflik tersebut akan bergantung pada durasi, intensitas, dan cakupan geografis ketegangan," kata Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) dalam laporannya.
Mengutip data firm riset Clarksons, UNCTAD mengatakan bahwa transit kapal melalui Selat Hormuz telah turun sebesar 97 persen dibandingkan dengan rata-rata harian sebelum konflik sebesar 129.
Pasar energi meningkat di seluruh dunia, dengan harga gas dan minyak meroket masing-masing sebesar 74 persen dan 27 persen.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa sepertiga dari ekspor pupuk global melewati Selat Hormuz. Sekitar 16 juta ton tahun lalu.
"Pembatasan ekspor akan membatasi akses terhadap pupuk, terutama bagi negara-negara berkembang," kata UNCTAD.
UNCTAD mencatat bahwa dampak sosial-ekonomi akan lebih terasa di negara-negara berkembang, di mana kenaikan biaya pengiriman dan kenaikan harga akan paling terasa efeknya. (Wahyu Dwi Anggoro)








