Bupati Pekalongan Mengaku sedang Bersama Gubernur Jateng saat OTT KPK
IDXChannel - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengaku sedang bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat sedang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal ini dikatakan Fadia usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (4/3/2026).
"Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apapun yang diambil," kata Fadia kepada wartawan.
"Pada saat penangkapan, saya apa mereka menggerebek ke rumah, saya sedang sama pak gubernur jawa tengah, jadi saya tidak ada OTT apapun barang serupiah pun, demi Allah nggak ada," lanjut Fadia.
Dari pantauan di lapangan, Fadia terlihat turun dari lantai dua Gedung Merah Putih KPK usai menjalani pemeriksaan.
Dia berjalan sambil dikawal dua penyidik KPK. Tampak Fadia mengenakan baju lengan panjang, serta hijab hitam yang kemudian bagian luarnya mengenakan rompi oranye khas KPK.
Terlihat Fadia mengenakan kain panjang berwarna abu-abu untuk menutup kepala dan wajahnya serta bagian badan atas.
Sebelumnya, KPK sudah menetapkan status hukum terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Untuk diketahui, KPK melakukan OTT pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi senyap itu, KPK menangkap Bupati Pekalongan dan beberapa orang lainnya di Semarang, Jawa Tengah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, penetapan status hukum tersebut setelah dilakukan ekspose.
"Dalam lanjutan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Pekalongan ini, malam tadi sudah dilakukan ekspose, dan perkara ini dinyatakan naik ke tahap penyidikan," kata Budi.
"KPK juga sudah menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan, dalam satu kali dua puluh empat jam," sambungnya.
Kendati begitu, Budi belum menyebutkan siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka atau sekadar saksi.
(Nur Ichsan Yuniarto)










