Jumlah Pengungsi Bencana Sumatera Kini Tersisa 12.944 Orang
IDXChannel - Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian melaporkan, jumlah pengungsi terus mengalami penurunan yakni kini hanya sebanyak 12.944 orang masih berada di tenda pengungsian.
"(Jumlah) pengungsi juga tadinya 2 juta lebih sekarang menjadi lebih kurang 12.944 orang yang (masih) ada di tenda," kata Tito dalam laporannya saat menghadiri rakor bersama Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera DPR RI di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Dia merincikan, untuk Sumatera Barat (Sumbar) data menunjukkan sudah tidak ada lagi korban yang berada di tenda pengungsian. Sebelumnya, sebanyak 16.164 orang tercatat sebagai pengungsi.
"Sebelumnya 16.164 ada yang sudah pulang kembali, mendapat stimulan bantuan untuk rusak rumah ringan atau sedang sedangkan yang berat atau yang hilang tinggal di huntara atau mendapat Dana Tunggu Hunian (DTH). Jadi Sumbar kami sudah melakukan pengecekan di 16 kabupaten/kota tidak terdapat pengungsi di tenda," ujarnya.
Kemudian, untuk Provinsi di Sumatera Utara (Sumut) dilaporkan masih terdapat korban yang tinggal di pengungsian, namun jumlahnya mengalami penurunan.
"Pengungsi yang semula 53.523 itu ada 850 lagi di satu tempat lagi di Tapteng (Tapanuli Tengah)," ujar Tito yang juga menjabat sebagai Mendagri.
Sedangkan, kata dia, jumlah pengungsi terbanyak dalam data ini berada di Provinsi Aceh. Dari 1,4 juta orang yang mengungsi, kini tercatat tinggal 12.144 orang yang masih berada di tenda.
"Sebagaimana data di Aceh ada 12.144 paling banyak di Aceh Utara, 5.197. Kemudian Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireun, Gayo Lues, Lhokseumawe, dan Nagan raya," kata Tito.
(Dhera Arizona)










