Airlangga Ingatkan Over Supply Baja Global, Sudah Tembus 2,5 Miliar Metrik Ton

Airlangga Ingatkan Over Supply Baja Global, Sudah Tembus 2,5 Miliar Metrik Ton

Terkini | idxchannel | Kamis, 12 Februari 2026 - 15:10
share

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan pelaku industri baja nasional untuk mewaspadai ancaman kelebihan pasokan (over supply) global.

Hal tersebut disampaikan Airlangga dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-5 Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (The Indonesian Iron and Steel Industry Association/IISIA), Rabu (11/2/2026).

"Kita harus waspada terhadap global over supply baja sebesar 2,5 miliar metrik ton di tahun 2025," kata Airlangga.

Meski demikian, dia menilai industri baja nasional masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan kinerja. Hal ini ditopang program hilirisasi yang telah menunjukkan hasil nyata terhadap kinerja ekspor.

"Hilirisasi dikerjakan secara konsisten dan membuatkan hasil nyata seperti lonjakan nilai ekspor, di mana feronikel menjadi komunitas unggulan dengan nilai mendekati USD15 miliar bulan Januari sampai dengan November 2025," kata dia.

Airlangga juga menekankan bahwa pasar ekspor Indonesia tidak bergantung pada satu negara saja. China masih menjadi mitra utama dengan nilai ekspor lebih dari USD16 miliar. 

Kemudian, Australia menjadi tujuan ekspor dengan nilai USD1,6 miliar, disusul oleh Singapura dan Inggris. 

"Artinya baja kita sudah mempunyai kualitas secara standar global," kata Airlangga.

Dari sisi investasi, sektor industri baja mencatat lonjakan signifikan sepanjang 2025. Nilai investasi meningkat dua kali lipat dari USD8 miliar menjadi USD16,37 miliar.

Investasi tersebut didorong sejumlah negara mitra, mencakup Hong Kong sebesar USD5,11 miliar, Singapura USD5,12 miliar, serta China sebesar USD4 miliar.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik