Prabowo Awasi Pergerakan IHSG, Ini Pesan untuk BEI

Prabowo Awasi Pergerakan IHSG, Ini Pesan untuk BEI

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 11 Februari 2026 - 19:14
share

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto tengah memantau pergerakan pasar modal Indonesia menyusul koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu. 

Hal ini disampaikan langsung Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/2/2026).

“Saya tujukan ini kepada Anda (Jeffrey Hendrik dan Hasan Fawzi), pemerintah akan mengawasi dengan ketat. Dan saya serius,” kata Hashim.

Presiden sebelumnya marah besar atas anjloknya IHSG. Menurut Hashim, kemarahan tersebut dipicu oleh isu transparansi yang dinilai berdampak pada turunnya kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

"Kalian semua tahu kan apa yang terjadi minggu lalu? Morgan Stanley, jatuhnya pasar saham, dan saya tidak tahu apakah kalian mengikutinya, tapi itu menjadi topik hangat minggu lalu, kan? Beberapa orang diminta untuk mengundurkan diri," katanya.

Dia menyebut, adanya persoalan ketidak transparan yang membuat pasar dipersepsikan tidak kredibel. Bahkan, lanjutnya, Morgan Stanley telah mengirimkan empat surat kepada pemerintah Indonesia terkait kondisi tersebut.

"Dan ada alasannya. Karena tidak ada transparansi, dan ada ketidaktransparanan, itu dianggap sebagai pasar yang tidak transparan. Rupanya, Morgan Stanley mengirim empat surat, empat surat kepada pemerintah Indonesia," tutur dia.

Hashim menegaskan, dinamika pasar modal sangat bergantung pada kepercayaan dan kredibilitas. Dua mengaku telah bertemu dengan delapan investor pada awal pekan ini yang meminta pemerintah memastikan integritas pasar tetap terjaga.

"Ini semua tentang kepercayaan dan kredibilitas. Pasar-pasar ini hanya akan berhasil jika ada kepercayaan dan kredibilitas. Jadi, delapan investor yang bertemu dengan saya pada hari Senin lalu, mereka meminta saya dan pemerintah untuk menjaga kredibilitas pasar kita," ujar Hashim.

Pemerintah, lanjut Hashim, berkomitmen menjaga kehormatan dan reputasi Indonesia di mata pelaku pasar global. Ia menekankan bahwa bagi Presiden Prabowo, kehormatan negara merupakan hal yang tidak bisa ditawar.

"Pemerintah Indonesia bertekad untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan Republik Indonesia. Bagi Pak Prabowo, kehormatan Republik Indonesia sangat penting. Jadi, beliau akan mengawasinya dengan sangat ketat," kata dia.

(DESI ANGRIANI)

Topik Menarik