IHSG Berpotensi Bergerak Mixed di Level 8.100–8.567 Pekan Ini
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak variatif dengan potensi rebound pada pekan ini.
IHSG sebelumnya ditutup menguat sebesar 97,40 poin atau naik 1,18 persen ke level 8.329,61 pada perdagangan Jumat, 30 Januari 2026. Meski begitu, indeks melemah sebesar 6,94 persen pada pekan lalu.
Analis WH Project mengatakan jika melihat pergerakan IHSG pekan lalu, pelaku pasar terfokus pada saham-saham yang terkait dengan sentimen MSCI sehingga nilai transaksi menurun.
Namun, secara analisa teknikal, terdapat tiga candlestick membentuk pola morning star, yang menunjukkan IHSG berpotensi mengalami penguatan pada awal pekan ini. Dengan kondisi tersebut, IHSG memiliki level 8.567 sebagai resistance terdekat.
IHSG juga berpeluang untuk bergerak mixed di pekan ini, di mana IHSG akan kembali menghadapi level 8.567 dan 9.000 sebagai target lanjutan.
“IHSG berpotensi bergerak mixed dengan potensi rebound di awal pekan, dengan faktor meredanya tekanan jual efek konflik MSCI terhadap penyajian data bursa yang dinilai tidak transparan,” tulis WH Project, Minggu (1/2/2026).
“Namun, masih ada beberapa sentimen negatif lainnya seperti kejatuhan harga emas secara signifikan pada akhir pekan lalu yang menjadi sentimen negatif khusus pada saham-saham terkait pergerakan harga emas,” tambahnya.
Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas, WH Project memproyeksikan IHSG pada pekan ini berpotensi bergerak mixed dalam range 8.100–8.567.
Berikut beberapa saham yang bisa menjadi pilihan secara teknikal:
BBNI, buy, estimasi target Rp4.600–Rp4.700. Support Rp4.380 dan resistance Rp4.530.
ELSA, buy, estimasi target Rp745–Rp800. Support Rp635 dan resistance Rp720.
EMAS, sell on strength, estimasi target pelemahan Rp6.025-Rp5.425. Support Rp6.025 dan resistance Rp7.375.
ERAL, buy, estimasi target Rp370–Rp400. Support Rp334 dan resistance Rp370.
(Febrina Ratna Iskana)










