ELPI Umumkan Rencana Rights Issue, Bakal Terbitkan hingga 2,03 Miliar Saham Baru
IDXChannel - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I alias rights issue tahap pertama.
Dalam aksi korporasi tersebut, ELPI berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,03 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah tersebut setara 27,39 persen saham baru.
"Saham baru tersebut akan diterbitkan dari saham portepel perseroan dan akan dicatatkan di BEI sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo melalui keterbukaan informasi, Jumat (30/1/2026).
Pemegang saham yang tidak menebus rights berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga 18 persen. Saat ini, ELPI dikendalikan oleh PT Kreasi Cipta Timur yang memiliki 6,1 miliar saham atau setara 82,36 persen dari total saham yang dikeluarkan perseroan.
Wawan mengatakan, rencana rights issue ini baru akan digelar setelah memperoleh persetujuan pemegang saham sekaligus pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Oleh karena itu, perseroan telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 Maret 2026.
Rights issue ini dilakukan untuk memperkuat struktur modal dan mendukung kinerja operasional untuk ekspansi dan diversifikasi, sehingga memberikan nilai tambah secara konsolidasi.
Hingga siang ini, saham emiten pelayaran dan logistik itu menguat 24 persen ke level Rp1.400. Perseroan belum menentukan jumlah pasti saham yang diterbitkan dan harga pelaksanaan.
Namun, jika mengacu pada jumlah saham maksimal dan harga saham saat ini, perseroan berpotensi meraup dana lebih dari Rp3 triliun. Hingga 30 September 2025, ekuitas ELPI tercatat sebesar Rp2,1 triliun.
(Rahmat Fiansyah)









