Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh Tipis Jadi Rp506 Triliun

Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh Tipis Jadi Rp506 Triliun

Terkini | idxchannel | Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:54
share

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan pada Perusahaan Pembiayaan atau multifinance tumbuh tipis sebesar 1,09 persen yoy pada November 2025 menjadi Rp506,82 triliun.

"Hal ini didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 8,99 persen yoy. Profil risiko Perusahaan Pembiayaan (PP) terjaga dengan rasio Non Performing Financing (NPF) gross tercatat 2,44 persen dan NPF net 0,85 persen," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya, Agusman Sabtu (10/1/2025).

Adapun Gearing ratio PP tercatat sebesar 2,13 kali (Oktober 2025: 2,15 kali) dan berada di bawah batas maksimum sebesar 10 kali.

Pembiayaan modal ventura pada November 2025 tumbuh 1,20 persen yoy dengan nilai pembiayaan tercatat sebesar Rp16,29 triliun.

Pada industri Pinjaman Daring (Pindar), outstanding pembiayaan pada November 2025 tumbuh 25,45 persen yoy dengan nominal sebesar Rp94,85 triliun. 

Agusman melanjutkan, tingkat risiko kredit secara agregat (TWP90) berada di posisi 4,33 persen.

"Pada industri pergadaian, penyaluran pembiayaan pada November 2025 tumbuh sebesar 42,88 persen yoy menjadi Rp125,44 triliun dengan tingkat risiko kredit yang terjaga," ujarnya. Pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk Gadai, yaitu sebesar Rp102,75 triliun atau 81,92 persen dari total pembiayaan yang disalurkan industri pergadaian.

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik