IHSG Ditutup Koreksi 0,22 Persen setelah Tembus Level 9.000 saat Intraday

IHSG Ditutup Koreksi 0,22 Persen setelah Tembus Level 9.000 saat Intraday

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 8 Januari 2026 - 16:54
share

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kehilangan tenaga pada sesi II perdagangan Kamis (8/1/2026) setelah sempat menyentuh level psikologis 9.000 saat sesi intraday. Indeks ditutup melemah 0,22 persen ke 8.925.

Pada penutupan perdagangan, terdapat 328 saham menguat, 380 saham melemah dan 250 saham stagnan. Transaksi perdagangan menembus Rp28,2 triliun dengan 51,2 miliar saham diperjualbelikan dalam sehari.

Sejumlah saham tambang menjadi pemberat IHSG. Di antaranya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 9,3 persen ke Rp3.490 dan PT Alamtri  Minerals Indonesia Tbk (ADMR) anjlok 7,8 persen ke Rp1.710.

Indeks LQ45 turun 0,43 persen ke 867, indeks JII turun 0,33 persen ke 598, indeks IDX30 melemah 0,72 persen ke 440 dan indeks MNC36 melemah 0,70 persen ke 346.

Secara sektor, pergerakannya relatif beragam. Sektor yang menguat yaitu energi, properti, konsumer non siklikal, infrastruktur, transportasi. Sedangkan yang melemah yakni sektor konsumer siklikal, bahan baku, industri, teknologi, kesehatan. 

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) naik 24,8 persen, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) naik 21,3 persen, dan PT GTS Internasional Tbk (GTSI) tumbuh 18,8 persen.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain PT Victoria Care Indonesia Tbk (CARE) turun 14,6 persen, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) anjlok 13,7 persen, dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melemah 10,4 persen.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik