Hapus Persyaratan Kualifikasi, Arab Saudi Longgarkan Akses Investor Asing ke Pasar Saham

Hapus Persyaratan Kualifikasi, Arab Saudi Longgarkan Akses Investor Asing ke Pasar Saham

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 7 Januari 2026 - 07:24
share

IDXChannel - Arab Saudi membuka pasar sahamnya untuk semua investor asing sebagai langkah terbaru kerajaan untuk meningkatkan aliran modal ke pasar terbesar di Timur Tengah itu.

Otoritas Pasar Modal Saudi mengatakan, mereka telah menghapus semua pembatasan yang sebelumnya mengharuskan investor asing memenuhi kualifikasi tertentu untuk melakukan transaksi di pasar Saudi. Salah satu pembatasan itu mensyaratkan investor memiliki minimal USD500 juta aset yang dikelola.

“Perubahan yang disetujui menghapus konsep Qualified Foreign Investor/QFI) di pasar utama, sehingga memungkinkan semua kategori investor asing mengakses pasar tanpa harus memenuhi persyaratan kualifikasi,” kata regulator itu dalam pernyataannya, dilansir Bloomberg, Rabu (7/1/2026).

Keputusan ini memungkinkan non-residen berinvestasi langsung di pasar utama Saudi mulai 1 Februari, dan menandai langkah terbaru dalam serangkaian reformasi pasar. 

Otoritas berupaya menghidupkan kembali pasar saham, di mana indeks acuan Tadawul All Share Index turun hampir 13 persen tahun lalu, berkinerja lebih buruk dibandingkan rekan pasar negara berkembang lainnya.

Dari total nilai pasar saham Arab Saudi yang mencapai USD2,3 triliun, kepemilikan investor asing tercatat lebih dari 590 miliar riyal Saudi atau setara USD157,3 miliar pada akhir September. Sekitar 88 persen dari dana asing tersebut terkonsentrasi pada saham-saham di indeks utama.

Kebutuhan Riyadh akan aliran modal asing semakin mendesak karena pengeluaran tinggi dan rendahnya pendapatan minyak mendorong pemerintah ke defisit anggaran yang lebih dalam, yang dapat memperlambat investasi.

Kehadiran lebih banyak investor dapat menjadi sinyal positif bagi pasar Saudi, yang memiliki puluhan perusahaan yang tengah mengajukan persetujuan untuk listing saham secara lokal. 

CEO bursa saham Saudi pada Desember lalu mengatakan 40 perusahaan telah mengajukan untuk go public, dengan total calon penawaran umum perdana (IPO) bisa mencapai 100.

“Progres berkelanjutan menuju liberalisasi pasar modal Saudi bukan hanya merupakan tonggak penting bagi kerajaan itu sendiri, tetapi juga bagi kawasan secara lebih luas,” kata manajer investasi di Barings, Adnan El-Araby.

Saham lokal sempat menguat pada September setelah Bloomberg melaporkan kemungkinan kerajaan segera melonggarkan batas kepemilikan asing. Kenaikan tersebut memudar setelah regulator mengatakan bahwa pembuat kebijakan belum memutuskan apakah akan menghapus batasan itu sekaligus atau secara bertahap dalam tinjauan 2026.

Pengumuman terbaru ini tentu kembali menjadi sorotan bagi pasar Saudi yang membutuhkan dorongan setelah penurunan tahun lalu.

"Tim penyusun indeks kami memperkirakan bahwa kenaikan batas kepemilikan asing dari 49 persen saat ini menjadi 60-100 persen berpotensi menarik aliran dana pasif sebesar USD3,4 miliar hingga USD10,2 miliar dari investor global yang mengikuti indeks MSCI dan FTSE," kata direktur pelaksana riset ekuitas di Jefferies International Limited, Naresh Bilandani.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik