Shell Bidik Proyek Migas Raksasa di Venezuela usai Trump Gulingkan Maduro
IDXChannel - Shell berpotensi menghasilkan miliaran dolar Amerika Serikat (AS) dari proyek gas baru di Venezuela setelah Donald Trump menggulingkan Nicolas Maduro.
Shell mengincar ladang gas Dragon, ladang gas yang kaya yang terletak di perairan Venezuela dekat Trinidad dan Tobago.
Dilansir dari The Telegraph pada Senin (5/1/2026), proyek ladang gas ini telah menghadapi penundaan selama bertahun-tahun akibat sanksi AS terhadap Venezuela.
Proyek ladang gas ini diperkirakan dapat menghasilkan pendapatan tahunan sebesar USD500 juta hingga tiga dekade ke depan.
Ladang Dragon diperkirakan menyimpan 120 miliar meter kubik gas, jauh lebih besar dibandingkan ladang-ladang lain di dekatnya.
Pengembangan proyek telah terhenti di tengah perselisihan dengan otoritas AS mengenai perizinan, tetapi Shell diperkirakan akan kembali fokus pada Venezuela setelah intervensi Trump.
Trump telah menyerukan perusahaan-perusahaan minyak untuk berinvestasi di Venezuela guna meningkatkan produksi minyak dan gas serta memperbaiki infrastruktrur.
Namun, Trump mendorong agar perusahaan-perusahaan AS yang memimpin upaya tersebut, sehingga Shell yang berasal dari Eropa mungkin perlu mencari mitra AS. (Wahyu Dwi Anggoro)
