Loading...
Loading…
Jepang Larang Suporter Asing untuk Olimpiade Tokyo, Biaya Reservasi Akan Dikembalikan

Jepang Larang Suporter Asing untuk Olimpiade Tokyo, Biaya Reservasi Akan Dikembalikan

Global | rmol.id | Minggu, 21 Maret 2021 - 09:28

RMOL. Jepang melarang adanya suporter asing untuk hadir secara langsung dalam gelaran Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo karena pandemi Covid-19. Keputusan tersebut diumumkan dalam pertemuan virtual antara Pejabat Komite Olimpiade Internasional (OIC) dan Komite Paralimpiade Internasional, dengan pejabat pemerintah Jepang. "Dalam banyak hal, Olimpiade Tokyo 2020 akan sangat berbeda dengan Olimpiade sebelumnya," kata Presiden Olimpide Tokyo 2020 Seiko Hashimoto, seperti dikutip The OCR .

"Namun, inti dari Olimpiade tidak akan berubah, karena para atlet memberikan yang terbaik dan menginspirasi dunia dengan penampilan yang luar biasa... Meskipun Anda tidak lagi dapat datang ke Jepang pada musim panas ini, kami sangat berharap Anda dapat terus mendukung Olimpiade Tokyo 2020," tambahnya.

Hashimoto mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya agar suporter asing dari seluruh dunia dapat memberikan dukungannya dari jarak jauh. Presiden OIC, Thomas Bach pun menyatakan pihaknya menghormati keputusan tersebut. "Kami berbagi kekecewaan dari semua penggemar Olimpiade yang antusias dari seluruh dunia, dan tentu saja keluarga dan teman para atlet, yang berencana datang ke Olimpiade," ujar Bach.

"Untuk ini saya benar-benar minta maaf. Kami tahu bahwa ini adalah pengorbanan yang besar untuk semua orang. Kami telah mengatakan sejak awal pandemi ini membutuhkan pengorbanan," lanjutnya.

Bach mengatakan keputusan tersebut tidak lah mudah, namun setiap keputusan yang diambil harus menghormati prinsip keselamatan.

CoSport, penyedia tiket Olimpiade dan paket perhotelan terbesar di dunia, mengatakan akan mulai mengembalikan uang pelanggan segera setelah menerima dana dari pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020. "CoSport kecewa mengetahui Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk melarang kehadiran penonton internasional. Kami berharap Tokyo 2020 akan menandai titik balik global saat dunia berkumpul untuk merayakan Olimpiade. Sayangnya, keputusan Pemerintah Jepang sekali lagi mengecewakan, tetapi kita semua harus memahami kekhawatiran mereka tentang kesehatan dan keselamatan setiap orang," ujar CoSport. []

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{