Loading...
Loading…
2 Film Kisahkan Gentingnya Wabah Corona di Wuhan Dirilis

2 Film Kisahkan Gentingnya Wabah Corona di Wuhan Dirilis

Global | inewsid | Jumat, 22 Januari 2021 - 18:53

WUHAN, iNews.id - Dua film dokumenter menceritakan tentang masa-masa genting wabah virus corona di Kota Wuhan, China, dirilis pada Jumat (22/1/2021).

Satu film, \'Days and Nights in Wuhan\', didukung oleh pemerintah China, sementara satu lainnya, \'Coronation\', diproduksi oleh artis sekaligus aktivis Ai Weiwei, terpinggirkan dari publik.

\'Days and Nights in Wuhan\' yang dibuat oleh 30 filmmaker menggambarkan penderitaan 11 juta warga, staf medis, dan pekerja garis depan Kota Wuhan, saat mereka memerangi virus pada Desember 2019.

Film ini akan diputar di festival dan bioskop-bioskop seluruh China menargetkan penonton yang setia dengan kebijakan Partai Komunis dalam menanganai wabah Covid-19.

Sementara Coronation harus berjuang keras mencari penonton online karena ditolak di festival, bioskop, termasuk layanan streaming seperti Netflix dan Amazon.

"Saya tidak peduli dengan festival film. Tapi mereka sebenarnya platform, harus menampilkan film yang bermakna, ini tugas mereka. Jika gagal dalam tugas ini, saya merasa malu dengan mereka," kata Ai, dalam konferensi pers secara virtual yang digelar Klub Koresponden Jepang di China, seperti dikutip dari Associated Press.

Days and Nights in Wuhan disutradarai Cao Jinling dan memulai debut di Wuhan dan beberapa kota lain pada Jumat. Secara umum pesan dari film ini adalah tindakan yang diambil China, termasuk lockdown, membeli waktu yang berharga bagi dunia untuk bersiap menghadapi pandemi yang terjadi setelah itu.

Kami ingin merekam perjalanan dalam memerangi wabah Covid-19 melalui film. Beberapa detail, termasuk perawatan yang intens, penantian yang cemas, perpisahan yang memilukan, dan kelahiran kembali yang penuh harapan, mungkin menyentuh hati pemirsa," kata Cao.

Sementara film Ai mengungkap cerita yang sama dari sudut pandang pekerja konstruksi, kurir, pekerja medis, dan warga Wuhan. Seperti film lainnya, ini merupakan kolase, namun diambil dari cuplikan yang kadang-kadang direkam secara diam-diam oleh teman, kolega, dan videografer amatir. Beberapa sumber tak diungkap identitas mereka untuk menghindari reaksi pihak berwenang.

Filmnya sekilas menunjukkan rasa sakit pasien Covid-19 di China, seperti saat berjuang bernapas sementara petugas medis lengkap dengan dengan alat pelindung diri berusaha menyelamatkan nyawa mereka.

Rumah sakit dan kamar mayat di Wuhan kewalahan saat puncak wabah. Kota itu menyumbang sebagian besar kasus kematian di China akibat Covid-19 yakni sebanyak 4.635 orang.

China memberlakukan lockdown di Wuhan, Provinsi Hubei, pada 23 Januari 2020 yang kemudian diperluas ke daerah sekitarnya, menyebabkan sekitar 56 juta orang harus tinggal di rumah.

Original Source