Loading...
Loading…
Masa Kepresidenan Trump, dari Jaket Melania Bertuliskan "Saya Benar-benar Tak Peduli

Masa Kepresidenan Trump, dari Jaket Melania Bertuliskan "Saya Benar-benar Tak Peduli\' hingga Kontroversi Tak Henti

Global | okezone | Rabu, 20 Januari 2021 - 08:19

WASHINGTON - Amerika Serikat bersiap menyambut kepemimpinan baru. Hari ini, Rabu (20/1/2021) setelah empat tahun masa jabatan Presiden Donald Trump , Negeri Paman Sam akan dipimpin Joe Biden.

Selama 4 tahun menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat, banyak momen penting dari masa kepresidenan Trump mulai dari pertemuan-pertemuan dengan para pemimpin dunia, jaket yang digunakan ibu negara Melania Trump, dengan tulisan "Saya tak peduli, apakah kamu peduli", hingga tamu-tamu selebriti di Gedung Putih.

Beberapa hari setelah upacara pelantikannya sebagai presiden, Trump menuduh media berbohong tentang jumlah orang yang hadir pada hari itu, dan mengklaim bahwa rekaman TV dan foto acara pelantikan membuat tingkat kerumunan terlihat lebih kecil daripada yang sebenarnya.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Sean Spicer, mengatakan kepada media bahwa massa saat itu adalah "jumlah penonton terbesar yang pernah menghadiri acara pelantikan, titik."

Presiden baru itu, dilaporkan marah atas perbandingan yang tidak menguntungkan dengan foto-foto dari pelantikan Barack Obama pada tahun 2009 yang menunjukkan jumlah penonton yang jauh lebih besar.

Aksi unjuk rasa dengan membawa obor oleh kaum nasionalis sayap kanan dan kelompk kulit putih menelusuri Charlottesville, Virginia, pada Agustus 2017 menarik perbandingan dengan Ku Klux Klan. Keesokan harinya, seorang perempuan menninggal dan 19 lainnya luka-luka ketika sebuah mobil menabrak kerumunan pengunjuk rasa balasan di kota itu.

Sebagai tanggapan, Presiden Trump mengecam kekerasan oleh "banyak pihak". Langkah itu mengundang banyak kritik karena tampak menyamakan antara supremasi kulit putih dan pengunjuk rasa anti-rasisme.

Kemudian, dibutuhkan waktu 48 jam baginya untuk secara eksplisit mengecam ekstrimis sayap kanan. Dia akhirnya menyebut "KKK, neo-Nazi dan supremasi kulit putih menjijikkan terhadap semua yang kita sayangi". Tetapi, bagaimanapun juga, kerusakan telah terjadi.

Tiga tahun kemudian, Joe Biden mengatakan keragu-raguan dan tanggapan tidak tegas dari presiden Trump terhadap tragedi itulah yang mendorong keputusannya sendiri untuk mencalonkan diri melawannya.

Pertemuan tersebut tidak dimulai dengan awal yang baik ketika sebelum KTT, ia mengumumkan tarif 25% untuk impor baja dan 10% untuk aluminium dari Uni Eropa, Meksiko dan Kanada. Mereka semua mengancam tindakan pembalasan dan keretakan-keretakan pada hubungan dengan sejumlah negara membayang-bayangi acara itu.

Presiden Prancis Emmanuel Macron terlibat dalam pertengkaran Twitter dengan Trump hanya beberapa jam sebelum KTT. Foto-foto lain dari pertemuan tersebut menunjukkan hubungan yang lebih bersahabat antara para pemimpin itu, tetapi yang digambarkan di foto di atas dianggap oleh banyak orang sebagai cerminan ketegangan yang mendasari pertemuan tersebut.

Original Source