Penggerak Rusuh Maut US Capitol: 3 Anggota Kongres Bantu Penyerbuan

sindonews | Global | Published at 14/01/2021 03:03
Penggerak Rusuh Maut US Capitol: 3 Anggota Kongres Bantu Penyerbuan

WASHINGTON - Seorang pria yang mengorganisir gerakan "Hentikan Mencuri" oleh para pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia bekerja sama dengan tiga anggota Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mengatur kerusuhan berdarah.

Ali Alexander mengatakan dalam video Periscope yang kemudian dihapus bahwa dia mengembangkan rencana para perusuh menyerbu US Capitol bersama pendukung garis keras Trump yakni Andy Biggs, Mo Brooks dan Paul Gosar.

"Saya adalah orang yang mengemukakan gagasan 6 Januari dengan Anggota Kongres Gosar, Anggota Kongres Mo Brooks, dan Anggota Kongres Andy Biggs. Kami berempat merencanakan memberikan tekanan maksimum pada Kongres saat mereka memberikan suara sehingga siapa yang tidak dapat kami lobi, kami bisa mengubah hati dan pikiran para anggota Republik yang berada di lembaga itu, mendengar raungan keras dari luar," papar aktivis sayap kanan itu.

Sementara video tersebut kemudian dihapus, klip itu tetap ada di media sosial, termasuk dugaan di atas.

Baca juga: Twitter Larang 70.000 Akun Penyebar Konten Teori Konspirasi QAnon

Alexander telah dilarang dari Twitter dan halaman untuk gerakannya telah dihapus.

Baca juga: Jet Tempur Israel Gempur Suriah Timur, 25 Orang Tewas

Seorang juru bicara Biggs membantah bahwa anggota Kongres membantu menyusun rencana itu dan bahwa anggota parlemen telah melakukan kontak dengan Alexander.

Lihat infografis: Massa Pro-Trump Siapkan Pemberontakan Jelang Pelantikan Biden

"Anggota Kongres Biggs tidak mengetahui tentang mendengar atau bertemu dengan Alexander kapan saja, apalagi bekerja dengannya untuk mengatur beberapa bagian dari protes yang direncanakan," ujar juru bicara itu dalam pernyataan pada Washington Post.

Brooks dan Gosar tidak menanggapi permintaan komentar dari surat kabar tersebut.

Artikel Asli