Mengerikan, Semua Pasien di ICU Meninggal karena Pasokan Oksigen Habis

sindonews | Global | Published at 05/01/2021 07:30
Mengerikan, Semua Pasien di ICU Meninggal karena Pasokan Oksigen Habis

KAIRO - Seluruh pasien virus corona di unit perawatan intensif (ICU) di satu rumah sakit Mesir telah meninggal dunia setelah pasokan oksigen ke bangsal itu rusak atau habis.

Rekaman yang diambil salah satu kerabat pasien yang diambil di Rumah Sakit Pusat El Husseineya di provinsi Ash Sharqia telah viral.

Bibi perekam video, Fatima Al-Sayed Mohamed Ibrahim, 66, termasuk di antara pasien yang dirawat di pusat karantina itu.

Kejadian menyedihkan itu terjadi setelah kadar oksigen di bawah dua persen dan tidak ada tekanan yang cukup maupun oksigen yang cukup untuk menyelamatkan nyawa para pasien. (Baca Juga: Eks Bos Mossad Sebut Aksi Balas Dendam Kematian Soleimani Tunggu Pelantikan Biden)

Ini adalah insiden kedua yang terjadi setelah pasien-pasien di ICU di Rumah Sakit Umum Zefta mengalami nasib yang sama. (Lihat Infografis: Kandungan Vaksin Corona di Indonesia Diungkap Biofarma)

Tragedi itu menunjukkan buruknya korupsi dan kelalaian di jantung pemerintahan Mesir. (Lihat Video: Kemenkes Mulai Distribusikan Vaksin Covid-19)

Menteri Kesehatan Mesir Hala Zayed mengklaim para pasien tidak meninggal karena kekurangan oksigen dan menuduh Ikhwanul Muslimin (IM) menyebarkan rumor.

 

Direktur rumah sakit, Dr Muhammad Sami Al-Najjar, berbicara dalam video lain mengklaim bahwa situasinya normal.

Dia membantah bahwa ada kekurangan oksigen. Dia mengatakan para pasien meninggal karena sebab alamiah, karena usia tua atau penyakit kronis lainnya.

Gubernur Ash Sharqia, Dr Mamdouh Gorab, mengatakan empat pasien, bukan seluruh bangsal, meninggal dunia.

Ada laporan yang belum dikonfirmasi di Facebook bahwa pria yang merekam adegan tersebut telah ditangkap setelah Gorab meminta pasukan keamanan menangkap mereka yang bertanggung jawab merekam insiden tersebut.

Yang juga menjadi trending adalah foto seorang perawat yang mengenakan scrub lengkap, duduk di lantai di sudut unit, kaget dengan apa yang terjadi.

Laporan menyatakan, "Perawat itu didenda karena tidak bekerja selama masa-masa sulit."

Artikel Asli