Diserang Rudal Iran, Zona Pabrik Kimia Israel Terbakar Hebat

Diserang Rudal Iran, Zona Pabrik Kimia Israel Terbakar Hebat

Global | sindonews | Senin, 30 Maret 2026 - 09:07
share

Situs Heot Hovav, zona pabrik kimia utama Israel di Gurun Negev, terbakar hebat setelah dilanda serangan rudal Iran. Menurut otoritas Zionis Israel, situs itu tidak dihantam langsung oleh rudal tapi oleh pecahan rudal pada hari Minggu.

Pihak berwenang setempat mengatakan serangan ini memicu insiden bahan berbahaya dan mendorong tindakan darurat. Setidaknya satu orang terluka dan para pekerja dari pabrik-pabrik yang berdekatan telah dievakuasi.

Baca Juga: Trump: Sejujurnya, Hal Favorit Saya Adalah Mengambil Alih Minyak Iran!

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel mengatakan sebuah tangki pestisida terkena serangan dan video dari lokasi kejadian menunjukkan kobaran api yang hebat, dengan kepulan asap hitam membubung ke udara.

Masyarakat diminta untuk tidak mendekati area tersebut, dan penduduk di daerah sekitarnya diminta untuk tetap berada di dalam ruangan, menutup jendela, dan mematuhi perintah pasukan keamanan dan penyelamatan sampai petugas dapat menilai situasi.

Mengutip laporan AFP, Senin (30/3/2026), zona industri tersebut, yang terletak 12 km dari kota Beersheba, merupakan rumah bagi lebih dari 40 pabrik yang mengkhususkan diri dalam teknologi lingkungan dan pengembangan infrastruktur industri."Kami memahami bahwa ada dampak pecahan rudal," kata militer Israel atau IDF kepada AFP.

Militer Israel sebelumnya mengungkapkan bahwa lima gelombang rudal telah ditembakkan dari Iran pada hari Minggu dan bahwa sistem pertahanan sedang bekerja untuk mencegat ancaman-ancaman tersebut.

Polisi Israel juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh dampak amunisi atau puing-puing dari pencegatan rudal.

"Pencarian sedang berlangsung untuk menemukan barang-barang tambahan dan menghilangkan bahaya apa pun bagi masyarakat," kata polisi.

Zona industri Neot Hovav terletak di dekat Dimona, kota nuklir Israel yang telah dihantam rudal Iran pada 21 Maret. Pusat Penelitian Atom Shimon Peres, situs nuklir terpenting Israel, berjarak 13 km dari Dimona.

Topik Menarik