Ini 7 Negara Arab yang Dirudal Iran sebagai Balasan atas Serangan AS-Israel
Ledakan mengguncang tujuh negara Arab pada hari Sabtu setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran melancarkan beberapa gelombang serangan rudal. IRGC mengeklaim itu bagian dari pembalasan atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Teheran.
Serangan Iran terhadap tujuh negara Arab tersebut menargetkan pangkalan-pangkalan militer AS di sana. Ketujuh target itu adalah pusat dukungan Armada Kelima di Bahrain, pangkalan di Kurdistan Irak, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA), Pangkalan Udara Muwaffaq Al Salti di Yordania, dan Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi.
Baca Juga: Israel Klaim Khamenei Telah Tewas, Iran Nyatakan Masih Hidup dan Memimpin Medan Perang
Sirene serangan udara meraung-raung di Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain.
IRGC mengatakan mereka telah memulai operasi militer yang mereka sebut "Operation True Promise 4" atau "Operasi Janji Kebenaran 4".7 Negara Arab yang Diserang Iran
1. Qatar
Seorang pejabat pemerintah Qatar mengatakan kepada Agence France-Presse (AFP), Minggu (1/3/2026), bahwa pertahanan udara telah mencegat rudal Iran, menambahkan bahwa sistem Patriot buatan AS menghancurkan proyektil tersebut.Qatar menjadi tuan rumah Pangkalan Udara Al Udeid, instalasi militer AS terbesar di kawasan itu. Kementerian Dalam Negeri Qatar kemudian menyatakan bahwa serangan itu tidak menimbulkan kerusakan.
2. Bahrain
Bahrain mengatakan sebuah fasilitas yang terkait dengan Armada Kelima Angkatan Laut AS telah menjadi sasaran serangan rudal Iran, menurut pernyataan yang disampaikan oleh pusat komunikasi nasional negara itu. Pernyataan itu tanpa memberikan detail lebih lanjut terkait dampak serangan Iran.3. Kuwait
Militer Kuwait mengatakan telah menangani serangan rudal Iran di wilayah udaranya, menurut laporan kantor berita negara; KUNA.4. Yordania
Militer Yordania mengatakan telah menembak jatuh dua rudal balistik Iran yang menargetkan negara itu.5. Uni Emirat Arab
Warga di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, mengatakan kepada AFP bahwa mereka mendengar ledakan keras. Kantor berita negara UEA mengatakan satu orang tewas setelah pasukan Emirat mencegat rudal Iran.UEA mengutuk serangan itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatannya dan hukum internasional serta mengatakan bahwa mereka berhak untuk membalas.
6. Irak
Asap mengepul dari pangkalan AS di dekat bandara di Irbil, wilayah Kurdi utara Irak yang semi-otonom, pada hari Sabtu. Media lokal melaporkan bahwa rudal yang diduga ditembakkan oleh Iran telah ditembak jatuh. Tidak ada pernyataan langsung dari pejabat Irak atau pun dari AS.Milisi Irak yang didukung Iran sebelumnya mengancam akan menyerang target di wilayah Kurdi jika terjadi serangan terhadap Iran. Sebelumnya pada hari Sabtu, serangan pesawat tak berawak menargetkan markas besar milisi Kataib Hezbollah yang bersekutu dengan Iran di barat daya Baghdad, menewaskan dua orang.
7. Arab Saudi
Kerajaan Arab Saudi mengonfirmasi pada hari Sabtu bahwa Iran menyerang Riyadh dan wilayah timurnya, dan memperingatkan bahwa mereka berhak untuk membela diri termasuk dengan membalas."Arab Saudi menyampaikan kecaman terkerasnya terhadap serangan Iran yang terang-terangan dan pengecut yang menargetkan wilayah Riyadh dan Provinsi Timur, yang berhasil dipukul mundur,” kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan.
“Mengingat agresi yang tidak beralasan ini, Kerajaan menegaskan bahwa mereka akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan keamanannya dan melindungi wilayah, warga negara, dan penduduknya, termasuk dengan opsi untuk membalas agresi tersebut.”









