2 Sekolah Dirudal Israel, 53 Orang Iran Tewas

2 Sekolah Dirudal Israel, 53 Orang Iran Tewas

Global | sindonews | Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:27
share

SeranganIsrael menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan di Iran selatan, menewaskan sedikitnya 53 orang. Itu seiring dengan semakin jelasnya dampak langsung terhadap warga sipil akibat pemboman besar-besaran Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

Para pekerja terus membersihkan puing-puing dari lokasi tersebut, di mana 63 orang lainnya terluka pada hari Sabtu, kata kantor berita IRNA milik pemerintah Iran. Serangan ini merupakan bagian dari gelombang serangan militer gabungan AS-Israel di seluruh Iran yang telah memicu pecahnya kekerasan regional.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membagikan foto serangan tersebut, yang menurutnya menghancurkan sekolah perempuan dan menewaskan "anak-anak yang tidak bersalah".

"Kejahatan terhadap rakyat Iran ini tidak akan dibiarkan begitu saja," tulis Araghchi dalam sebuah unggahan di X, dilansir Al Jazeera.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baqaei juga mengecam "kejahatan terang-terangan" tersebut dan mendesak tindakan dari Dewan Keamanan PBB.

Secara terpisah, kantor berita Iran Mehr melaporkan bahwa setidaknya dua siswa tewas akibat serangan Israel lainnya yang menghantam sebuah sekolah di sebelah timur ibu kota, Teheran.

Melaporkan dari Teheran, Mohammed Vall dari Al Jazeera mengatakan serangan tersebut mempertanyakan klaim AS dan Israel bahwa "mereka hanya menargetkan sasaran militer dan mereka mencoba menghukum rezim, bukan rakyat Iran."

BacaJuga: Israel Butuh Waktu Berbulan-bulan untuk Serangan Kejutan ke Iran

"Presiden Trump telah berjanji kepada rakyat Iran bahwa bantuan akan datang, tetapi sekarang kita melihat korban sipil; itu adalah sesuatu yang akan ditekankan oleh pemerintah Iran sebagai pelanggaran hukum internasional dan agresi terhadap rakyat Iran," kata Vall.Tidak ada reaksi langsung dari AS atau Israel atas klaim Iran tentang serangan sekolah tersebut.

Terakhir kali AS dan Iran melancarkan serangan terhadap Iran pada Juni 2025, yang memicu perang 12 hari, korban sipil di Iran juga sangat besar.

Menurut Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Kedokteran Iran, ribuan warga sipil tewas atau terluka, dan infrastruktur publik rusak, selama konflik tersebut.

Topik Menarik