Pria Misterius Hancurkan 12 ATM di Kuala Lumpur, tapi Tak Diambil Uangnya

Pria Misterius Hancurkan 12 ATM di Kuala Lumpur, tapi Tak Diambil Uangnya

Global | sindonews | Kamis, 19 Februari 2026 - 15:10
share

Seorang pria misterius telah melakukan serangan vandalisme terhadap 12 mesin teller otomatis (ATM) di beberapa cabang bank di Jinjang, Kuala Lumpur, Malaysia. Anehnya, pria tersebut tidak mengambil uang sedikitpun dari belasan ATM tersebut.

Polisi telah melancarkan perburuan terhadap pria tersebut, yang aksinya menimbulkan kerugian sekitar RM64.000 (Rp276,5 juta).

Menurut polisi, setidaknya 12 layar ATM telah rusak sejauh ini. Kepala Polisi Sentul, Asisten Komisaris Basri Sagoni, mengatakan laporan pertama diajukan pada 16 Februari, setelah seorang teknisi ATM berusia 38 tahun menemukan bahwa empat layar telah retak selama perawatan rutin di sebuah cabang bank di Jinjang Selatan, Kuala Lumpur.

Baca Juga:ATM Emas Ini Viral, Perhiasan Dilebur dan Menghasilkan Uang 30 dalam Menit

Kerusakan awal diperkirakan sekitar RM4.000, menurut laporan New Straits Times, Kamis (19/2/2026).Laporan lebih lanjut diterima pada hari berikutnya, antara pukul 12.24 siang dan 22.16 malam, yang melibatkan tindakan vandalisme serupa di lokasi lain.

Dua kasus tambahan terjadi lagi di Maybank Jinjang Selatan, sementara masing-masing satu kasus dilaporkan di RHB Bank Jinjang Utara dan Public Bank Jinjang Utara.

Kerugian dari insiden-insiden selanjutnya diperkirakan sekitar RM60.000, sehingga totalnya menjadi RM64.000.

Penyelidik meyakini serangan tersebut merupakan tindakan vandalisme yang disengaja, bukan percobaan pencurian.

Basri mengatakan belum ada unsur perampokan atau motif kriminal lainnya yang terdeteksi pada tahap ini.

Rekaman CCTV yang ditinjau polisi menunjukkan tersangka sebagai pria berkulit cerah dengan perawakan sedang, tinggi sekitar 165 sentimeter.Dia dilaporkan mengenakan kemeja lengan pendek abu-abu, celana panjang, sandal hitam, dan helm biru, serta mengendarai sepeda motor Honda Wave biru, seperti dilaporkan Free Malaysia Today.

Nomor registrasi kendaaraan belum teridentifikasi.

Polisi juga mengatakan metode tersangka termasuk memasuki lobi ATM atau area bank, kemudian menghancurkan layar mesin dengan benda yang diyakini sebagai batu, dan kemudian langsung melarikan diri.

Pihak berwenang menggambarkan insiden tersebut sebagai serangan cepat yang menyebabkan kerusakan signifikan pada properti bank.

Semua kasus sedang diselidiki berdasarkan Pasal 427 UU Pidana, yang mencakup perbuatan jahat yang menyebabkan kerusakan atau kehilangan harta benda.

Basri mengatakan polisi telah meluncurkan operasi khusus di Jinjang untuk menemukan dan menangkap tersangka.

Topik Menarik