Presiden Rodriguez Tegaskan Venezuela Tidak Berperang tapi Diserang Negara Nuklir
KARAKAS, iNews.id - Presiden Venezuela sementara Delcy Rodriguez menegaskan negaranya tidak sedang berperang, namun diserang oleh negara nuklir.
Dalam pidatonya beberapa hari setelah dilantik sebagai pemimpin sementara di hadapan parlemen Majelis Nasional, Rodriguez menegaskan Venezuela merupakan negara damai yang menghindari konflik.
"Venezuela tidak sedang berperang. Venezuela adalah negara damai yang diserang oleh kekuatan nuklir," kata Rodriguez, dikutip Kamis (8/1/2026).
Dalam sambutannya setelah dilantik, Rodriguez mengindikasikan siap bekerja sama dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump, namun tak akan tunduk kepadanya.
Rodriguez juga mengecam penangkapan Maduro dan Ibu Negara Venezuela Cilia Flores oleh militer AS dengan menyebut mereka sedang disandera AS.
Sebelumnya Trump mengancam Rodriguez jika tak membuat keputusan dengan benar sebagai pemimpin sementara Venezuela. Dia bahkan memperingatkan Rodriguez akan menerima konsekuensi lebih berat daripada Maduro.
"Jika tidak melakukan apa pun yang benar, dia akan membayar dengan harga yang sangat mahal, mungkin lebih mahal daripada Maduro," kata Trump.
Beberapa saat setelah serangan AS ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026), Trump menyampaikan pernyataan mengenai Rodriguez yang membingungkan rakyat Venezuela.
Trump mengatakan AS tidak akan mengirim pasukan ke Venezuela jika Rodriguez melakukan apa yang diinginkan Washington. Saat itu Trump mengklaim bahwa Rodriguez bersedia bekerja sama dengan AS.






