Militer Amerika Sita Kapal Tanker Rusia
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menyita kapal tanker berbendera Rusia, Rabu (7/1/2026). Kapal tersebut sempat dibuntuti selama 2 pekan oleh kapal selam Angkatan Laut (AL) AS di Samudera Atlantik sebagai bagian dari pemblokadean terhadap ekspor minyak Venezuela.
Ini merupakan kali pertama sejak waktu yang lama militer AS menyita kapal berbendera Rusia.
Kapal tanker, mulanya diidentidikasi sebagai Bella-1 kemudian diketahui sebagai Marinera, sempat lolos dari pemblokadean maritim AS.
Para kru sempat menolak petugas Penjaga Pantai AS untuk menaikinya.
Dalam unggahan di media sosial X, Komando Eropa (Eucom) AS menyatakan pemerintahan Presiden Donald Trump menyita kapal tersebut karena melanggar sanksi AS.
"Blokade terhadap minyak Venezuela yang dikenai sanksi dan ilegal tetap berlaku sepenuhnya, di mana pun di dunia," kata Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengomentari posting-an Eucom AS.
Beberapa sumber pejabat AS mengatakan, operasi penyitaan kapal tersebut dilakukan dekat Islandia oleh Penjaga Pantai dan militer AS.
Mereka menjelaskan, kapal-kapal militer Rusia juga terdeteksi berada di sekitar lokasi operasi, termasuk kapal selam. Namun tidak jelas seberapa dekat armada tempur tersebut dengan kapal tanker yang disita.
Selain itu tidak ada indikasi konfrontasi antara militer AS dan Rusia.
Tidak jelas pula ke mana kapal itu akan dibawa, namun beberapa sumber mengatakan kemungkinan besar akan memasuki perairan teritorial Inggris.



