Korut Kembali Lakukan Uji Coba Rudal Balistik di Laut Timur pada Awal 2026
IDXChannel - Korea Utara (Korut) meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah Laut Timur pada Minggu (4/1/2026). Aksi tersebut menjadi uji coba senjata pertama Pyongyang pada awal tahun ini yang kembali meningkatkan ketegangan di kawasan Semenanjung Korea.
Peluncuran rudal itu terjadi di tengah dinamika geopolitik global yang memanas, termasuk rencana keberangkatan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung ke Beijing untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden China Xi Jinping.
Militer Korea Selatan melalui Kepala Staf Gabungan (Joint Chiefs of Staff/JCS) menyatakan pihaknya mendeteksi peluncuran rudal dari wilayah sekitar Pyongyang pada pukul 07.50 waktu setempat.
“Militer kami tetap mempertahankan kesiapsiagaan penuh serta terus berbagi informasi peluncuran rudal balistik Korea Utara dengan Amerika Serikat (AS) dan Jepang, di tengah peningkatan pengawasan terhadap kemungkinan peluncuran lanjutan,” ujar JCS dikutip dari Korea Times.
JCS juga mencatat, peluncuran terakhir sebelumnya dilakukan Korea Utara pada 7 November 2025, berupa rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur. Sepanjang 2025, Korea Utara tercatat enam kali melakukan uji coba rudal balistik.
Sejumlah analis menilai peluncuran rudal ini berkaitan dengan respons Pyongyang terhadap perkembangan internasional, termasuk operasi militer AS di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
“Serangan AS di Venezuela dan penangkapan Presiden Maduro kemungkinan mengirimkan pesan kuat kepada Kim Jong-un terkait ancaman eksistensial, sekaligus memperkuat justifikasi Korea Utara untuk mempertahankan senjata nuklir,” kata profesor Institut Studi Timur Jauh Universitas Kyungnam, Lim Eul-chul.
(Rahmat Fiansyah)







