AS Memiliki Akses ke Galangan Kapal Selam Nuklir Punya Tetangga Indonesia

AS Memiliki Akses ke Galangan Kapal Selam Nuklir Punya Tetangga Indonesia

Global | sindonews | Senin, 15 September 2025 - 03:10
share

Menteri Pertahanan Australia Richard Marles mengatakan pada hari Minggu bahwa Amerika Serikat akan dapat menggunakan fasilitas pertahanan yang direncanakan di Australia Barat. Itu untuk membantu pengiriman kapal selam berdasarkan kesepakatan kapal selam nuklir AUKUS.

Pemerintah pada hari Sabtu mengatakan akan menghabiskan USD8 miliar untuk meningkatkan fasilitas di galangan kapal Henderson dekat Perth, sebagai bagian dari rencana 20 tahun untuk mengubahnya menjadi pusat pemeliharaan armada kapal selam AUKUS.

Pakta AUKUS, yang disepakati oleh Australia, Inggris, dan AS pada tahun 2021, bertujuan untuk menyediakan kapal selam serang bertenaga nuklir bagi Australia dalam dekade mendatang guna melawan ambisi Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik. Pemerintahan Presiden Donald Trump sedang melakukan peninjauan formal terhadap pakta tersebut.

Ketika ditanya pada hari Minggu apakah AS akan dapat menggunakan dok kering di fasilitas tersebut untuk kapal selam bertenaga nuklirnya, Marles mengatakan, "Ini adalah fasilitas AUKUS, jadi saya berharap demikian."

BacaJuga: Trump Keluarkan Ultimatum bagi Semua Anggota NATO, Apa Pemicunya?"Ini tentang kemampuan untuk mempertahankan dan memelihara kapal selam Australia di masa depan, tetapi ini lebih merupakan fasilitas yang dibangun dalam konteks AUKUS," ujarnya kepada televisi Australian Broadcasting Corporation. "Saya berharap di masa mendatang, fasilitas ini akan tersedia untuk AS."

Pemerintahan Partai Buruh yang berhaluan kiri-tengah melakukan investasi awal sebesar AUSD127 juta tahun lalu untuk meningkatkan fasilitas di galangan kapal tersebut, yang juga akan membangun kapal pendarat baru untuk Angkatan Darat Australia dan fregat serba guna baru untuk Angkatan Laut, yang akan mendukung sekitar 10.000 lapangan kerja lokal.

Di bawah AUKUS—bernilai ratusan miliar dolar—Washington akan menjual beberapa kapal selam bertenaga nuklir kelas Virginia ke Australia, sementara Inggris dan Australia nantinya akan membangun kapal selam kelas AUKUS baru.

Pimpinan Partai Republik dan Demokrat dari komite kongres AS untuk persaingan strategis dengan Tiongkok pada bulan Juli menekankan dukungan kuat mereka terhadap AUKUS, di tengah peninjauan kesepakatan oleh Elbridge Colby, seorang pejabat tinggi kebijakan Pentagon dan kritikus publik terhadap pakta tersebut.

Australia, yang pada bulan yang sama menandatangani perjanjian dengan Inggris untuk memperkuat kerja sama selama 50 tahun ke depan terkait AUKUS, tetap mempertahankan keyakinannya bahwa pakta tersebut akan dilanjutkan.

Topik Menarik