Putin Selalu Memikirkan Siapa Penggantinya
Presiden Rusia Vladimir Putin, kepala Kremlin yang menjabat paling lama sejak Josef Stalin, mengatakan dalam sambutan yang disiarkan pada hari Minggu bahwa ia selalu memikirkan suksesi.
Itu mengisyaratkan bahwa mungkin ada persaingan antara beberapa kandidat.
Putin, mantan letnan kolonel KGB yang dilantik sebagai presiden pada hari terakhir tahun 1999 Boris Yeltsin, menjabat sebagai presiden dari tahun 1999 hingga 2008, kemudian sebagai perdana menteri hingga 2012, dan kemudian menjabat lagi sebagai presiden dari tahun 2012 hingga sekarang.
"Saya selalu memikirkannya," kata Putin, 72 tahun, saat ditanya apakah ia memikirkan suksesi dalam sebuah film yang ditayangkan oleh televisi pemerintah tentang seperempat abad Putin sebagai pemimpin tertinggi Rusia yang berjudul "Rusia, Kremlin, Putin, 25 tahun."
"Pada akhirnya, pilihan ada di tangan rakyat, untuk rakyat Rusia," kata Putin. "Saya pikir harus ada satu orang, atau lebih tepatnya beberapa orang, sehingga rakyat punya pilihan."
Namun, tidak ada penerus yang jelas bagi Putin berdasarkan konstitusi Rusia, jika presiden tidak mampu memenuhi tugasnya, maka perdana menteri – saat ini Mikhail Mishustin – akan mengambil alih kekuasaan presidensial.
Sementara itu, Wali Kota Novorossiisk di Rusia, Andrei Kravchenko, mengumumkan keadaan darurat pada hari Sabtu setelah pemerintah setempat mengatakan serangan pesawat nirawak Ukraina telah merusak terminal gandum dan beberapa bangunan tempat tinggal, melukai lima orang.
Tidak ada komentar langsung dari Ukraina, yang angkatan udaranya mengatakan Rusia telah menyerang Ukraina semalam dengan 183 pesawat nirawak dan dua rudal balistik.
Andrei Kravchenko, wali kota kota Novorossisk di Laut Hitam Rusia, terlihat sedang memeriksa kerusakan pada tiga gedung apartemen dalam video yang dirilis di akun Telegram resminya.
Video tersebut memperlihatkan puing-puing berserakan di depan gedung apartemen, mobil yang hancur, jendela dan balkon yang pecah tergantung di fasad gedung.
Kravchenko mengatakan salah satu korban luka, seorang wanita, dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius. Dua anak juga terluka, kata pihak berwenang setempat.
Gubernur wilayah Krasnodar di Rusia bagian selatan Veniamin Kondratyev mengatakan bahwa puing-puing dari jatuhnya pesawat nirawak juga telah merusak tiga unit penyimpanan di terminal gandum di Novorossiisk, yang memicu kebakaran.
Tidak ada yang terluka, katanya.
Delo Group, pemilik terminal gandum yang rusak, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pembersihan sedang dilakukan dan api di sana telah dipadamkan.
“Terminal DeloPorts beroperasi secara normal sesuai dengan instruksi internal dan instruksi dari otoritas dan lembaga terkait,” kata perusahaan itu.




