Maryland Ampuni 175.000 Orang yang Dihukum karena Pelanggaran Ganja

Maryland Ampuni 175.000 Orang yang Dihukum karena Pelanggaran Ganja

Global | okezone | Selasa, 18 Juni 2024 - 14:14
share

MARYLAND - Gubernur Maryland Wes Moore telah mengampuni lebih dari 175.000 orang yang dihukum karena pelanggaran ganja, dalam sebuah langkah untuk mengatasi kerusakan selama beberapa dekade yang disebabkan oleh perang melawan narkoba.

Moore mengatakan perintah eksekutifnya menandai pengampunan tingkat negara bagian yang paling luas dalam sejarah Amerika dan tindakan serupa yang terbesar dalam sejarah bangsa kita.

Maryland akan menggunakan momen ini untuk memperbaiki banyak kesalahan sejarah, terangnya, dikutip Reuters.

Ganja telah legal di Maryland selama hampir satu tahun, dan lebih dari separuh penduduk Amerika kini tinggal di negara bagian yang melegalkan ganja.

Pemerintah federal juga mengklasifikasi ulang obat tersebut, dan Presiden Joe Biden telah dua kali mengeluarkan pengampunan massal bagi warga Amerika Serikat (AS) yang menghadapi tuduhan kepemilikan.

Moore, 45, seorang bintang baru di Partai Demokrat, mengatakan bahwa negara bagian tersebut telah meluncurkan salah satu pasar legal terbaik dan paling adil di negara ini sejak obat tersebut dilegalkan melalui referendum.

Legalisasi tidak memutar balik waktu atas kerugian yang ditimbulkan oleh perang terhadap narkoba selama beberapa dekade, katanya pada Senin (17/6/2024) di gedung DPR negara bagian di Annapolis.

Kita tidak bisa merayakan manfaat legalisasi jika kita tidak mengatasi konsekuensi kriminalisasi, lanjutnya.

Laporan negara bagian pada tahun 2022 menemukan bahwa, meskipun warga kulit putih Maryland menggunakan ganja pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan warga kulit hitam, warga kulit hitam Maryland dua kali lebih mungkin ditangkap atas tuduhan kepemilikan sebelum legalisasi.

Topik Menarik