Jaringan Keselamatan Kesehatan Global Dapat Dibangun Sepenuhnya dengan Mengikutsertakan Taiwan

Jaringan Keselamatan Kesehatan Global Dapat Dibangun Sepenuhnya dengan Mengikutsertakan Taiwan

Global | okezone | Selasa, 14 Mei 2024 - 16:08
share

JAKARTA - Ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa pandemi Covid-19 bukan lagi sebuah Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia, kegiatan ekonomi dan perdagangan internasional secara bertahap kembali normal. Negara-negara telah belajar dari pengalaman Covid-19 tentang pentingnya pendekatan One Health untuk sedini mungkin menanggapi kemungkinan pandemi terulang kembali di masa depan.

WHO diketahui tengah berencana untuk merevisi Peraturan Kesehatan Internasional (IHR) saat ini dan secara aktif membahas perumusan Perjanjian Pandemi (Pandemic Agreement) untuk mempercepat pembentukan kerangka tata kelola penyakit global yang lebih komprehensif.

Taiwan saat ini belum dapat bergabung dengan WHO dan berpartisipasi dalam pertemuan dan mekanisme terkait, serta tidak dapat berpartisipasi secara langsung dalam revisi ketentuan IHR atau penyusunan perjanjian pandemi, tetapi Taiwan tetap ingin secara aktif berbagi pengalaman dalam memerangi epidemi dan belajar dari negara lain.

Selama periode Covid-19, Taiwan telah mengadopsi tindakan pencegahan yang menggunakan kecerdasan buatan, data besar, dan jaringan pengawasan.

Taiwan juga menyumbangkan tabung oksigen, respirator, masker, pakaian APD, termometer, dan peralatan medis serta bahan pencegahan epidemi lainnya ke negara-negara sahabat seperti Indonesia.

Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat di Indonesia untuk mendukung partisipasi Taiwan dalam sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) dan semua pertemuan, kegiatan, dan mekanisme WHO, terang John Chen, Representative Taipei Economic and Trade Office (TETO), melalui siaran pers yang diterima Okezone.

John menjelaskan, dalam beberapa dekade terakhir, Taiwan telah meningkatkan pelayanan medis dan sistem kesehatan masyarakat sesuai dengan rekomendasi WHO, termasuk memperkuat layanan kesehatan primer dan kesehatan mulut, pencegahan dan pengobatan penyakit menular dan tidak menular, dan berupaya untuk meningkatkan cakupan kesehatan nasional sebagai bentuk kontribusi pada keselamatan kesehatan global.

Topik Menarik