Mantan Pilot Marinir AS Ditangkap di Australia karena Bekerja Sama dengan Peretas China

Mantan Pilot Marinir AS Ditangkap di Australia karena Bekerja Sama dengan Peretas China

Global | okezone | Senin, 13 Mei 2024 - 12:28
share

SYDNEY - Seorang mantan pilot Marinir Amerika Serikat (AS) yang menentang ekstradisi dari Australia atas tuduhan AS melatih pilot militer China atau Tiongkok untuk mendarat di kapal induk, tanpa sadar telah bekerja sama dengan seorang peretas Tiongkok.

Menurut seorang pengacara dalam pengajuan hukum yang dilihat oleh Reuters, Daniel Duggan, 55, warga negara Australia yang dinaturalisasi, khawatir permintaan informasi sensitif dari badan intelijen Barat akan membahayakan keluarganya.

Pengajuan pengacara tersebut mendukung laporan Reuters yang mengaitkan Duggan dengan terpidana peretas pertahanan Tiongkok, Su Bin.

Duggan membantah tuduhan bahwa dia melanggar undang-undang pengendalian senjata AS. Dia telah berada di penjara dengan keamanan maksimum Australia sejak penangkapannya pada tahun 2022 setelah kembali dari enam tahun bekerja di Beijing.

Pihak berwenang AS menemukan korespondensi dengan Duggan pada perangkat elektronik yang disita dari Su Bin. Hal ini diungkapkan pengacara Duggan, Bernard Collaery, dalam pengajuannya pada bulan Maret kepada Jaksa Agung Australia Mark Dreyfus, yang akan memutuskan apakah akan menyerahkan Duggan ke AS setelah hakim mendengarkan kasus ekstradisi Duggan.

Kasus ini akan disidangkan di pengadilan Sydney bulan ini, dua tahun setelah penangkapannya di pedesaan Australia pada saat Inggris memperingatkan mantan pilot militernya untuk tidak bekerja di Tiongkok.

Su Bin, yang ditangkap di Kanada pada tahun 2014, mengaku bersalah pada tahun 2016 atas pencurian desain pesawat militer AS dengan meretas kontraktor besar pertahanan AS. Dia terdaftar di antara tujuh konspirator bersama Duggan dalam permintaan ekstradisi.

Pengacara Collaery menegaskan Duggan mengenal Su Bin sebagai broker pekerjaan untuk perusahaan penerbangan negara Tiongkok AVIC, dan kasus peretasan tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan klien mereka.

Topik Menarik