Pemimpin Anti-Islam Pembakar Alquran asal Denmark Dilarang Masuk Swedia

Global | inewsid | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 08:13
Pemimpin Anti-Islam Pembakar Alquran asal Denmark Dilarang Masuk Swedia

STOCKHOLM, iNews.id – Pemimpin kelompok garis keras antiimigrasi asal Denmark, Rasmus Paludan, dilarang masuk Swedia selama dua tahun, kata pihak berwenang, Jumat (28/8/2020). Paludan selama ini dikenal karena retorikanya yang anti-Muslim dan anti-Islam.

“Kami menduga dia akan melanggar hukum di Swedia. Ada juga risiko bahwa perilakunya akan menimbulkan ancaman bagi masyarakat,” kata Juru Bicara Kepolisian Swedia, Calle Persson, kepada AFP.

Paludan dijadwalkan mengunjungi Kota Malmo, Swedia, Jumat waktu setempat, untuk menggelar unjuk rasa anti-Muslim. Sebelumnya, dia telah meminta orang-orang untuk membakar Alquran dalam aksi penuh kebencian itu.

Paludan ditangkap di dekat Malmo. Namun, para pendukungnya tetap melakukan aksi unjuk rasa dan membakar Alquran, menurut laporan media lokal. Tiga orang ditangkap karena menghasut kebencian rasial.

Paludan kemudian mengunggah tulisan bernada pedas di Facebook atas larangan yang diberlakukan polisi terhadapnya. “(Saya) dikirim kembali (ke Denmark) dan dilarang masuk Swedia selama dua tahun. Sementara, para pemerkosa dan pembunuh selalu diterima!” ungkapnya.

Paludan tahun lalu membakar Alquran yang dikelilingi bacon (daging babi)—yang diharamkan dalam Islam.

Artikel Asli