Loading...
Loading…
Lazim Jadi Tempat Renang, Ini Beberapa Fakta Sungai Aare Di Swiss, Lokasi Hilangnya Putra Sulung Ridwan Kamil

Lazim Jadi Tempat Renang, Ini Beberapa Fakta Sungai Aare Di Swiss, Lokasi Hilangnya Putra Sulung Ridwan Kamil

Global | koran-jakarta.com | Sabtu, 28 Mei 2022 - 10:15

Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat sedang ditimpa musibah. Anak sulungnya, yang bernama Emmeril Khan Mumtadz atau kerap disapa Eril. Terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Bern Swiss.

Musibah ini terjadi pada Kamis, 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss. Saat itu diketahui Eril sedang berenang bersama adik dan teman-temannya. Saat akan naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras.

Sungai Aare berada di tengah Kota Bern, Swiss. Sungai Aare merupakan ikon khas andalan dari Kota Bern dan merupakan warisan budaya tak benda yang terdaftar di UNESCO Swiss pada tahun 2017.

Dilansir dari situs resmi Kota Bern, sungai Aare merupakan anak dari sungai Rhine dan menjadi sungai terpanjang di Swiss. Sungai Aare memiliki panjang sekitar 295 km dan mengalir di tiga sisi kota Bern. Sungai Aare melintasi area seluas 17.779 km persegi

Sungai Aare terkenal memiliki aliran sungai yang berkelok dan melalui berbagai lanskap yang indah. Air Sungai Aare terlihat kebiruan dan sangat bersih. Hal ini karena aliran Sungai Aare berasal dari air lelehan glasial di Pegunungan Alpen.

Air yang mengalir di Sungai Aare juga terkenal dingin. Saat musim panas tiba, suhu air berkisar antara 15 hingga 24 derajat celcius. Sehingga kegiatan berenang di Sungai Aare lazim dilakukan, baik oleh warga lokal hingga wisatawan.

Baca Juga :
Update KBRI Bern: Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Cari Anak Ridwan Kamil

Jika sedang berenang di Sungai Aare, lalu tidak sengaja meminum airnya. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan, karena air yang mengalir di Sungai Are aman untuk diminum. Kualitas airnya pernah mendapatkan kategori kualitas sangat baik di Uni Eropa pada tahun 2016.

Banyak kegiatan yang diselenggarakan di Sungai Aare. Salah satunya adalah Tradisi Zibeleschumme, yaitu orang-orang akan berenang dengan pakaian warna warni. Kegiatan ini berlangsung pada minggu terakhir di bulan November. Mereka akan berenang saat musim dingin dan Sungai Aare mencapai titik beku.

Tradisi Zibeleschumme juga dibarengi dengan berbagai festival. Ketika orang yang berenang merasa dingin, mereka akan menghangatkan diri di festival music. Menikmati teh hangat dan kuliner khas Kota Bern.

Meskipun Sungai Aare kerap digunakan untuk berenang, pihak keamanan setempat menganjurkan para perenang berpengalaman yang boleh berenang di Sungai Aare. Jika ada yang belum berpengalaman, dianjurkan untuk tetap diawasi oleh orang dewasa dan hanya melakukan renang di pinggir-pinggir sungai.

Baca Juga :
Mistik: Kisah Menyeramkan Sungai Aare Swiss, Punya Penunggu yang Bikin Orang Hilang

Original Source

Topik Menarik

{