Perempuan Ukraina Atlet Menembak Peraih Medali Emas Olimpiade Ini Teror Pasukan Putin

Global | inewsid | Minggu, 15 Mei 2022 - 11:35
Perempuan Ukraina Atlet Menembak Peraih Medali Emas Olimpiade Ini Teror Pasukan Putin

KIEV, iNews.id - Kristina Dmitrenko, perempuan atlet menembak Ukraina peraih medali emas olimpiade, bergabung di garis depan melawan pasukan Rusia. Dia meneror pasukan Vladimir Putin bahwa mereka tak akan punya kesempatan lagi.

Keahlian menembaknya akan sangat berguna di pertempuran. Kristina kini memfokuskan diri mengincar target pasukan Rusia setelah bergabung dengan militer, melupakan kariernya sejenak.

"Saya bisa menembak dengan baik," kata Kristina, mengancam pasukan Rusia, dikutip dari Mirror, Minggu (15/5/2022).

Peraih medali emas cabang olahraga biathlon Youth Olympic Games 2016 itu sedianya akan mengikuti kompetisi internasional di Italia. Namun dia mengurungkan keikutsertaan karena Ukraina keburu diserang.

Kondisi itu yang mengubah drastis rencana Krisitina, beralih dari profesinya sebagai atlet ke kehidupan nyata bersama pasukan Garda Nasional.

"Tidak pernah terpikirkan dalam hidup saya akan seperti ini. Tidak ada yang bisa membayangkan ini. Saya menembak dengan baik, jadi penjajah tidak akan punya kesempatan," ujarnya.

Jika biasanya menggendong senjata laras panjang untuk biathlon kini Kritisna menggunakan senapan serbu. Dia ingin berjuang sampai titik darah penghabisan.

"Kemenangan pasti akan menjadi milik kita," tuturnya.

Saat pasukan Rusia memulai invasi pada 24 Februari, Kristina dan rekan-rekannya di pelatnas sedang menjalani latihan ke kamp pegunungan Carpathian. Namun, dia terkejut setelah mendapat pesan dari teman-teman bahwa Ukraina diserang.

"Teman-teman dari Chernihiv dan Kiev mengirim foto kengerian yang mereka alami. Tapi saya tidak takut pada musuh," ujarnya.

Kristina bukan satu-satunya perempuan Ukraina yang berjuang di garis depan. Bulan lalu penembak jitu berjuluk 'Lady Death' bersumpah membunuh pasukan Rusia dalam perang. Perempuan dengan sapaan Charcoal itu bergabung dengan brigade infanteri ke-35 Laksamana Muda Mykhailo Ostrogradsky.

Artikel Asli