Loading...
Loading…
Pangeran Arab Saudi Koma 17 Tahun Tak Kunjung Bangun, Begini Penampakannya

Pangeran Arab Saudi Koma 17 Tahun Tak Kunjung Bangun, Begini Penampakannya

Global | sindonews | Senin, 09 Mei 2022 - 07:23

RIYADH - Pangeran Arab Saudi , Al-Waleed bin Khaled bin Talal, dijuluki sebagai "Pangeran Tidur" karena tak kunjung bangun setelah koma 17 tahun. Keluarganya merilis foto kondisi terbarunya dengan mengharapkan kesembuhannya.

Foto sang "Pengeran Tidur" dirilis Putri Rima binti Talal di Twitter pada hari kedua Idulfitri, 3 Mei 2022.

Dalam foto itu, sang pangeran terlihat bersama ayahnya, Khaled bin Talal, yang menolak untuk mematikan penyangga kehidupan putranya.

"Semoga Tuhan menyembuhkannya. Cintaku, semoga Tuhan melindungimu," tulis Putri Rima di Twitter via akun @Rima_Talal, sebelum akhirnya dihapus.

Pangeran Al-Waleed telah menggunakan ventilator sejak 2005 setelah menderita pendarahan otak akibat kecelakaan mobil. Kecelakaan itu terjadi ketika dia menjalani studi di sebuah perguruan tinggi militer.

Ayahnya, saudara dari miliarder taipan bisnis Saudi; Pangeran Al-Waleed bin Talal al- Saud, telah menolak untuk menyerah akan perjuangan hidup putranya dan bersikeras untuk memantau kondisinya dengan harapan bahwa suatu hari dia akan bangun dari koma.

Pada Oktober 2020, sang "Pengeran Tidur" menggerakkan tangannya sebagai respons terhadap seseorang yang berbicara di samping tempat tidurnya. Video kejadian tersebut diunggah di video sosial pada saat itu.

Baca Juga :
Pangeran Arab `Tertidur` Selama 17 Tahun, Sang Ayah Enggan Melepaskan Alat Bantu Medis Dari Tubuh Putranya

"Halo, hai," kata orang itu kepada Pangeran Al-Waleed, mendorongnya untuk mengangkat dua jari.

"Biarkan saya melihat, lebih tinggi, lebih tinggi!" katanya dalam upaya yang berhasil untuk mendorong lebih banyak gerakan.

Terakhir kali gerakan seperti itu terjadi adalah beberapa tahun sebelumnya pada tahun 2015.

Ayahnya, Pangeran Khalid, termasuk di antara mereka yang ditahan selama 11 bulan karena mengkritik tindakan keras terhadap elite kerajaan yang menyebabkan puluhan pangeran, pejabat, dan taipan dipenjarakan di hotel Ritz-Carlton Riyadh pada tahun 2017.

Dia ditangkap kembali secara singkat pada tahun berikutnya.

Original Source

Topik Menarik