Teheran Kecam Laporan PBB Soal Persenjataan Asal Iran Dalam Serangan ke Saudi

Global | sindonews | Published at Minggu, 14 Juni 2020 - 14:13
Teheran Kecam Laporan PBB Soal Persenjataan Asal Iran Dalam Serangan ke Saudi

TEHERAN - Iran menegaskan menolak laporan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres soal persenjataan asal Iran digunakan dalam serangan terhadap kilang minyak Arab Saudi tahun lalu. Iran kemudian mendesak Guterres untuk tidak menjadi "boneka" Amerika Serikat (AS) dan Saudi.

Guterres, di pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB menjelaskan bahwa rudal jelajah yang digunakan dalam beberapa serangan di fasilitas minyak dan bandara internasional di Arab Saudi pada tahun lalu berasal dari Iran. (Baca juga: AS Sita Persenjataan Asal Iran Terkait Serangan ke Saudi)

Dia juga menyatakan, beberapa barang yang disita AS, seperti senjata dan material terkait serangan November 2019 dan Februari 2020 itu berasal dari Iran. Beberapa senjata itu memiliki desain dengan karakteristik yang sama dengan yang diproduksi lembaga komersial di Iran atau memiliki tanda bahasa Persia dan beberapa dikirim ke negara itu antara Februari 2016 dan April 2018.

"Iran dengan tegas menolak tuduhan Sekretariat PBB, yang jelas di bawah tekanan politik dari AS dan rezim Saudi, dan menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas penyalahgunaan Sekretariat PBB untuk tujuan politik," kata Kementerian Luar Negeri Iran dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (14/6/2020).

"Laporan Sekretariat PBB bertepatan dengan rencana destruktif AS yang tercermin dalam rancangan resolusi berbahaya yang membuka jalan bagi perpanjangan pembatasan senjata terhadap Iran secara ilegal, dan yang lebih mengejutkan, isi dari ini Laporan digunakan oleh AS dua minggu sebelum rilis resminya," sambungnya.

(Baca juga: Aseibssindo Minta Pemerintah Tetapkan Kebijakan Relaksasi Impor Produk Buah dan Sayur)

Kementerian Luar Negeri Iran kemudian mengatakan bahwa laporan itu dipersiapkan di bawah arahan AS dan akan digunakan dalam upayanya di DK PBB untuk melawan Iran.

"Kami mendesak Sekretaris Jenderal PBB untuk tidak bergerak dalam skenario AS yang telah direncanakan sebelumnya untuk mencegah pencabutan pembatasan senjata Iran dan untuk tidak membantu negara dalam proses ilegal dengan sirkulasi laporan yang diberlakukan," tukasnya.

Artikel Asli