Loading...
Loading…
Kamis Tragis, Kekayaan Mark Zuckerberg Terkikis Rp 410 Triliun

Kamis Tragis, Kekayaan Mark Zuckerberg Terkikis Rp 410 Triliun

Global | genpi.co | Sabtu, 05 Februari 2022 - 01:20

GenPI.co - Mark Zuckerberg kehilangan USD 29 miliar atau sekitar Rp 410 triliun dalam kekayaan bersih pada hari Kamis (3/1).

Hal tersebut karena saham Meta Platforms Inc menandai rekor penurunan satu hari.

Sementara itu, sesama miliarder Jeff Bezos akan menambah USD 20 miliar ke dalam harta pribadinya setelah pendapatan blockbuster Amazon.

Saham Meta turun 26%, menghanguskan lebih dari $200 miliar dalam nilai pasar satu hari terbesar yang pernah ada untuk sebuah perusahaan AS.

Menurut Forbes, Jatuhnya nilai saham itu menurunkan kekayaan bersih pendiri dan Chief Executive Officer Zuckerberg menjadi USD 85 miliar.

Zuckerberg memiliki sekitar 12,8% saham raksasa teknologi yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook.

Bezos, pendiri dan pemimpin e-commerce Amazon, memiliki sekitar 9,9% saham dari perusahaannya, menurut data Refinitiv.

Dia juga orang terkaya ketiga di dunia, menurut Forbes.

Laba kuartal liburan Amazon melonjak, berkat investasinya di perusahaan kendaraan listrik Rivian.

Perusahaan itu mengatakan akan menaikkan harga tahunan langganan Prime di Amerika Serikat, mengirimkan sahamnya naik 15% dalam perdagangan yang diperpanjang dan mempersiapkannya untuk kenaikan persentase terbesar sejak Oktober 2009 pada hari Jumat (4/1).

Kekayaan bersih Bezos naik 57% menjadi USD 177 miliar pada tahun 2021 dari tahun sebelumnya, menurut Forbes,

Keuntungan tersebut sebagian besar dari ledakan Amazon selama pandemi ketika orang-orang sangat bergantung pada belanja online.

Penurunan kekayaan satu hari Zuckerberg adalah salah satu yang terbesar yang pernah ada dan terjadi setelah Elom Musk.

Bos Tesla Inc itu pada November 2021 silam kehilangan USd 35 miliar. Musk kala itu mensurvei pengguna Twitter apakah dia harus menjual 10% sahamnya di pembuat mobil listrik.

Saham Tesla belum pulih dari aksi jual yang dihasilkan.

Setelah kehilangan USD 29 miliar, Zuckerberg berada di tempat kedua belas dalam daftar miliarder real-time Forbes, di bawah mogul bisnis India Mukesh Ambani dan Gautam Adani.

Yang pasti, perdagangan saham teknologi tetap bergejolak karena investor berjuang untuk memperhitungkan dampak inflasi yang tinggi dan perkiraan kenaikan suku bunga.

Saham Meta bisa pulih lebih cepat daripada nanti, dengan pukulan terhadap kekayaan Zuckerberg tetap di atas kertas.

Zuckerberg menjual saham Meta senilai $ 4,47 miliar tahun lalu, sebelum kekalahan teknologi 2021.

Penjualan saham dilakukan sebagai bagian dari rencana perdagangan 10b5-1 yang telah ditentukan sebelumnya, yang digunakan para eksekutif untuk menghilangkan kekhawatiran tentang perdagangan orang dalam.(*)

Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?

Original Source

Topik Menarik