Filipina Perlonggar Lockdown di Manila mulai 1 Juni

inewsid | Global | Published at 29/05/2020 06:21
Filipina Perlonggar Lockdown di Manila mulai 1 Juni

MANILA, iNews.id - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperlonggar lockdown di ibu kota Manila mulai 1 Juni 2020. Keputusan itu dikeluarkan setelah mendapat rekomendasi dari tim pemerintah.

Dengan demikian, sebagian aktivitas bisnis bisa beroperasi kembali sehingga bisa menyelamatkan perekonomian rakyat.

Pengumuman ini justru disampaikan saat Filipina mengonfirmasi rekor penambahan jumlah kasus infeksi harian tertinggi pada Kamis (28/5/2020), yakni 539 orang, sehingga totalnya menjadi 15.588.

Sementara itu korban meninggal akibat Covid-19 bertambah 17 orang, menjadi 921. Di sisi lain, jumlah pasien sembuh juga terus bertambah, kini mencapai 3.598 orang.

Gusus tugas Covid-19 yang merekomendasikan agar Duterte memperlonggar lockdown di Manila, wilayah dengan kasus infeksi dan kematian tertinggi.

Namun pelonggaran ini akan dibatasi sampai 15 Juni sambil terus dievaluasi perkembangannya.

Selain itu warga dengan tingkat risiko tinggi, seperti orang lanjut usia, harus tetap berada di dalam rumah. Pertemuan hingga 10 orang akan diizinkan. Tempat kerja, toko, dan beberapa transportasi umum akan dibuka kembali, termasuk membuka akses masuk dan keluar dari Manila.

Sekolah, kampus, tempat wisata, restoran, akan tetap ditutup.

Filipina termasuk negara yang ketat memberlakukan lockdown, bahkan disamakan dengan tindakan pemerintah China terhadap Wuhan. Bahkan Presiden Duterte beberapa kali mengancam warga, termasuk dengan mengeluarkan perintah tembak bagi warga yang melawan. Meski demikian kasus Covid-19 belum dapat sepenuhnya dikendalikan.

Artikel Asli