Bisnis Dibuka, Malaysia Tatap Pemulihan Ekonomi Nasional

Bisnis Dibuka, Malaysia Tatap Pemulihan Ekonomi Nasional

Global | wartaekonomi | Jum'at, 14 Januari 2022 - 08:01
share

Ketua Dewan Pemulihan Nasional (MPN) Tan Sri Muhyiddin Yassin, mengatakan Malaysia tentu terbuka untuk bisnis. Namun demikian, sebagain besar perbatasan negara masih tetap ditutup untuk saat ini.

Selama pertemuan makan siang dengan lebih dari 30 pemimpin industri internasional di Dubai, ia menyoroti beberapa tantangan dan peluang yang dihadapi negara tersebut pada tahap pandemi ini.

Jelas bahwa peluang untuk membangun kembali ekonomi dan masyarakat kita ke sesuatu yang lebih baik daripada era pra-pandemi berlimpah, katanya, dilansir Bernama .

Sementara perbatasan kami sebagian besar mungkin tetap tertutup untuk saat ini, izinkan saya menjelaskannya Malaysia tentu saja terbuka untuk bisnis, tambahnya lagi.

Muhyiddin mengatakan proposisi nilai Malaysia bagi investor solid, ekosistem investasi kuat, kemudahan berbisnis meningkat, dan pemulihan pandemi negara sedang berlangsung.

Selain itu, infrastruktur fisik dan digital kami terus ditingkatkan, talent pool kami luas dan dalam, kekuatan institusi kami kokoh, fundamental ekonomi kami luar biasa dan diakui secara global, lanjutnya.

Sebagai ketua MPN yang bertugas mempelopori upaya pemulihan pascapandemi, dewan akan menyusun peta jalan pemulihan yang disebut Rencana Pemulihan Nasional 2.0, yang melanjutkan dari strategi keluar Rencana Pemulihan Nasional sebelumnya dalam empat fase yang telah selesai pada Desember 2021, Muhyiddin menerangkan.

Rencana Pemulihan Nasional 2.0 akan berusaha memetakan jalur pemulihan yang inklusif dan sistematis yang akan mendorong Malaysia ke tingkat yang lebih tinggi, bangkit kembali lebih kuat daripada sebelum pandemi.

Oleh karena itu, dia berharap lebih banyak bisnis akan berinvestasi di Malaysia, dan bagi perusahaan Malaysia untuk menjelajah tidak hanya ke Uni Emirat Arab (UEA) tetapi juga di negara-negara Dewan Kerjasama Teluk.

Mari kita jalin takdir bersama untuk masa depan yang lebih bermakna di depan kita, tidak hanya selama pandemi tetapi pada akhirnya di endemik dan seterusnya, tambahnya. Bernama

Original Source
Topik Menarik