Dua Pesawat Bantuan Kemanusiaan Indonesia Tiba di Afghanistan

Global | sindonews | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 20:44
Dua Pesawat Bantuan Kemanusiaan Indonesia Tiba di Afghanistan

KABUL - Dua pesawat yang membawa bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia telah tiba di bandara internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan , pada Minggu (9/1/2022) pagi hari waktu setempat.

Pesawat pertama dengan kode penerbangan GA-7900 tiba pada pukul 10.00 waktu Kabul atau 12.30 WIB, adapun pesawat kedua dengan kode penerbangan GA-7700 tiba pada pukul 11.00 waktu Kabul atau 13.30 WIB. Kedua pesawat tersebut telah menempuh penerbangan langsung dari Bandara Soekarno Hatta selama kurang lebih 8 jam.

"Bantuan kemanusiaan ini diberikan sebagai respon terhadap situasi kemanusiaan di Afghanistan yang memprihatinkan. Bantuan diberikan sesuai dengan kebutuhan, berdasarkan asesmen yang dilakukan oleh World Food Programme (WFP)," kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam keterangan tertulisnya.

Menanggapi bantuan kemanusiaan dari Indonesia ini, Country Director-WFP Indonesia, Christa Rader, menyampaikan apresiasi atas bantuan pangan dan nutrisi yang telah dikirimkan.

"Hal ini merupakan langkah konkret dari solidaritas global untuk mengatasi penderitaan rakyat Afghanistan. Bantuan yang telah diterima akan segera dikoordinasikan penyalurannya oleh WFP-Afghanistan," katanya.

Kedua pesawat pembawa bantuan kemanusiaan tersebut telah diberangkatkan dari Jakarta pada Minggu dini hari oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Menlu menyampaikan bahwa bantuan kemanusiaan ini diberikan sebagai tambahan komitmen yang telah telah disampaikan sebelumnya.

"Setelah menyelesaikan proses unloading dan serah terima di bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, kedua pesawat dan seluruh kru langsung meneruskan perjalanan ke New Delhi untuk transit dan mengisi bahan bakar, sebelum kembali ke Jakarta," kata Kemlu.

"Indonesia akan terus memperkuat diplomasi kemanusiaan dan berusaha berkontribusi bagi situasi kemanusiaan yang memprihatinkan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Safety dan wellbeing rakyat selalu menjadi prioritas perhatian Indonesia," demikian pernyataan Kemlu.

Artikel Asli